Breaking News:

Kuliner

Sop Buntut Tung De Blang, Mengedepankan Unsur Lokal

Aroma gurih khas kaldu langsung tercium begitu sop buntut resto di Jalan Sultan Agung No. 107 Gajah Mungkur, Semarang, disajikan.

Penulis: herlina widhiana | Editor: rustam aji
Sop Buntut Tung De Blang, Mengedepankan Unsur Lokal
Tribun Jateng/ M Syofri Kurniawan
Sop buntut ala Leresto Tung De Blang di Jalan Sultan Agung No. 107 Gajah Mungkur, Semarang

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Herlina Widhiana

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANGBeberapa waktu lalu, semangkuk sop buntut panas tersaji di tengah malam yang cukup dingin. Aroma gurih khas kaldu langsung tercium begitu sop buntut resto di Jalan Sultan Agung No. 107 Gajah Mungkur, Semarang, itu ditaruh di meja. Potongan buntut dan sayuran warna-warni semakin menggoda selera untuk mencicipinya.

Sekilas seporsi sop buntut itu tidak ada bedanya dengan sop buntut di tempat lain. Namun, menurut chef Leresto Tung De Blang, Ming, keunikan sop buntut yang dia ciptakan berasal dari penggunaan bahan lokal. Buntut yang dipilih berasal dari sapi lokal. Rempah-rempahnya pun khas tanah air.

"Buntut sapi yang digunakan dijamin fresh," ujar dia.

Sesendok kuah sop terasa gurih di lidah. Kaldu dari rebusan buntut dan perpaduan bumbu yang dirahasiakan menjadi andalannya. Daging dari buntutnya pun cukup lembut sehingga bisa dinikmati oleh kalangan usia berapa saja.

Ada yang khas dari rasa buntutnya. Rasa rempah-rempah begitu terasa sampai ke dalam daging. "Itu karena buntut direbus dulu menggunakan rempah-rempah sampai tiga jam sehingga bumbunya sangat menyerap ke dalam daging," terang Ming.

Seporsi sop buntut itu cukup terjangkau. Satu porsinya tergolong banyak, berisi sekitar tujuh irisan buntut. Padahal menu itu hanya dibanderol seharga Rp 35 ribu. Dibandingkan di tempat lain, dengan harga yang sama, porsinya lebih sedikit.

Selain buntut sapi, sayuran pelengkapnya terdiri dari wortel, kentang, tomat, daun bawang, dan seledri. Semangkuk sop juga disajikan dengan irisan jeruk nipis dan sambal cabe hijau. Tentunya tidak ketinggalan bawang goreng sebagai taburan.

"Jeruk nipis memberikan sentuhan kecut segar dan sambal tentunya bagi pecinta pedas," kata Public Relation (PR) Leresto Tung De Blang, Obin Zain.

Di Leresto Tung De Blang, buntut tidak hanya diolah menjadi sop. Menu andalan lain yang juga menjadi favorit yaitu nasi goreng buntut, buntut bakar saos BBQ, dan buntut bakar sambal terasi. Harga menu-menu tersebut berkisar Rp 50 ribuan.

Selain itu, resto yang terletak di Jalan Sultan Agung No. 107 Gajah Mungkur, Semarang, itu juga menawarkan menu lain. Diantaranya chinese food dan western food. Ada pula aneka minuman, diantaranya ginger tea, peach tea, aneka kopi, dan cokelat di restoran buka mulai pukul 11.00 hingga 01.00 WIB itu. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved