Polisi Ditembak
Polri Jangan Terjebak Wacana Dini Tentang Pelaku Penembakan
Selama ini, Polri terkesan hanya fokus dan kaku terhadap jaringan kelompok terorisme
Penulis: deni setiawan | Editor: agung yulianto
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kriminolog dari Universitas Indonesia (UI) Jakarta Mulyana W Kusumah meminta, Polri tidak sekali-kali terjebak dalam berbagai wacana spekulasi maupun komunikasi dugaan dini tentang motif serta identifikasi kelompok pelaku penembakan Bripka Sukardi.
"Tetaplah terbuka pada kemungkinan kelompok pelaku merupakan kelompok yang sama atau ada kaitannya dengan kasus penembakan sebelumnya," kata direktur eksekutif Seven Strategic Studies (7SS) itu.
Bahkan, katanya, bisa pula kelompok terlatih lainnya yang sengaja dibentuk untuk tujuan maupun motif yang berbeda dalam memberikan ancaman kepada Polri.
"Selama ini, Polri terkesan hanya fokus dan kaku terhadap jaringan kelompok terorisme. Itu perlu ditinggal jauh, perlu analisis dan evaluasi diri," katanya.
Menurutnya, apabila melihat kasus penembakan yang mengakibatkan kematian Bripka Sukardi, pelaku sudah terlatih dan terencana untuk melakukan tindakannya.
"Jika tidak, tidak mungkin mereka seberani itu. Penembakannya pun di jarak sangat dekat," katanya.