Berlari Mengejar Kereta Uap di Ambarawa
Meski terbilang masih waktu fajar, namun suasana di Java Red Restaurant MesaStila Hotel mulai pikuk.
MesaStila Challenge telah kali ketiga digelar oleh Hotel MesaStila. Kepala Daerah Operasi 4 Semarang Totok Suryono, beranggapan program ini bisa meningkatkan kunjungan wisatawan datang ke Ambarawa. Terutama untuk berwisata sambil menikmati naik kereta uap.
"Kebanyakan ya bule-bule itu yang suka. Tapi orang lokal juga sudah mulai banyak," kata Totok.
Peserta MesaStila Challenge dikalungkan medali setelah tiba di garis finis di Stasiun Mayong, MesaStila, Ambarawa, Jawa Tengah, Minggu (6/10/2013).Sementara rute lari dengan menyusuri jalur kereta, sangat dinikmati oleh para peserta. Salah satunya Dessy yang datang Jakarta.
"Memang kalau pada event ini jalurnya yang menantang. Aku sering lari, kalau lari biasa kan di aspal, kalau ini lewatin jalur kereta kan susah ya batu-batuan. Tapi aku suka sih lewatin pematang sawah gitu. Aku memang suka sawah dari dulu," ujar Dessy.
Di akhir kegiatan, sebagai acara kepedulian, Sandiaga Uno memberikan donasi kepada anak-anak berkebutuhan khusus, Sekolah Khusus Autis (SKA) Bina Anggita Magelang. Pemberian donasi dilanjutkan dengan pembacaan pemenang, dan hiburan musik akustik dan tarian tradisional.(*)