HARI AIDS SEDUNIA
Saya Sadar Mencintai dan Menikahi Pria ODHA dan Punya Anak
Ani nama samaran tetap mencintai GS yang sudah diketahuinya adalah ODHA. Mereka pun menikah dan punya anak.
Laporan Tim Tribun Jateng
TRIBUNJATENG.COM- Berikut ini testimoni istri ODHA yang ditemui Tribun di Sukoharjo ditulis menggunakan nama samaran dan inisial. "Saya syok dan menjaga jarak dengannya ketika tahu ia positif HIV," kata Ani, bukan nama sebenarnya, saat ia menceritakan pengalamannya hidup bersama orang dengan HIV/AIDS (ODHA), pekan lalu di rumahnya, di Sukoharjo.
Ani adalah istri GS, ODHA yang sejak beberapa tahun lalu sudah membuka statusnya pada masyarakat. Ani mengetahui bahwa GS adalah ODHA sebelum mereka melangsungkan pernikahan.
Menurut Ani, ia berkenalan dengan GS pada 2009 lalu. Saat itu, GS datang ke rumah Ani bersama seorang kerabatnya. Singkat cerita, mereka berkenalan dan bertukar nomor telepon. Intens berhubungan melalui telepon dan kerap bertemu, mereka saling jatuh cinta.
Ani dan GS pun merencakan pernikahan, meski tidak langsung bertunangan. Saat itulah, Ani terkejut bukan kepalang, ketika mendengar cerita GS, yang mengaku positif terifeksi HIV. Padahal, Ani bukanlah orang awam soal HIV/AIDS. Mantan karyawan di sebuah pabrik ini, sudah banyak menerima informasi soal HIV/AIDS.
Karena merasa syok, Ani pun mencoba berpikir ulang tentang rencana perjodohannya, Agar bisa berpikir jernih, perempuan itupun memilih menjauh dari GS. "Namun sudah jodoh. Tidak sampai sebulan kemudian, kami nyambung lagi akhirnya menikah," imbuh Ani.
Ketika Ani merasa yakin untuk menikahi lelaki pujaan hatinya yang berstatus ODHA, pekerjaan berat lainnya menghadang calon pengantin ini. Mereka harus mampu meyakinkan orangtua Ani. “Dia (GS) cerita tentang HIV sebelum melamar saya,” kata Ani
Di luar dugaan, orangtua Ani ternyata tidak mempersolakan status GS. Padahal, orangtua Ani adalah orang dusun yang bisa dibilang tidak pernah menerima informasi secara baik soal HIV/AIDS. Yang diucapkan orangtua Ani adalah, keyakiannnya bila GS bisa menjaga putri kesayangannya.
"Kamu paham betul tentang informasi HIV/AIDS. Dan kami yakin kamu bisa menjaga Ani," ucap GS menirukan kata-kata orangtua Ani saat dia membuka statusnya.
Berhasil meyakinkan semua pihak, GS kemudian melamar Ani. Keduanya melangsungkan pernikahan pada September 2010 lalu. Saat ini, mereka telah dikaruniai seorang putra yang sudah 10 bulan. (*)