Perayaan Natal
Harga Telur dan Daging Sapi di Pasar Johar Merangkak Naik
stok berbagai kebutuhan pokok di Jateng cukup untuk memenuhi kebutuhan
Penulis: raka f pujangga | Editor: agung yulianto
Laporan wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Tengah, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Johar Semarang, Senin (16/12/2013).
Sidak itu untuk memantau kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat yang mencapai sekitar 5 persen menjelang Hari Natal dan Tahun Baru 2014.
Kepala Disperindag Jateng, Edison Ambarura menyampaikan, kenaikan harga sebesar 5 persen, jangan sampai membuat kepanikan.
"Tidak usah panik. Kenaikan harga kebutuhan pokok tersebut masih wajar terjadi pada menjelang Hari Natal dan tahun baru," jelas dia kepada Tribun Jateng, di Pasar Johar, Senin.
Menurut dia, stok berbagai kebutuhan pokok di Jateng cukup untuk memenuhi kebutuhan di pasaran sampai awal 2014.
"Kami sudah pantau hasilnya aman jumlah stok kebutuhan pangan di pasar dan kami menjaga laju inflasi di Jateng hingga akhir tahun agar tetap stabil," kata dia.
Edison berharap, agar para pedagang tidak mengambil keuntungan terlalu besar agar tidak memberatkan masyarakat.
"Ambil untungnya dalam batas kewajaran saja, sehingga masyarakat tidak keberatan," katanya.
Pedagang sembako di Pasar Johar, Yuni, mengaku, sejumlah kebutuhan pokok meningkat.
Namun, dia menilai kenaikannya tidak terlalu besar dibandingkan saat Lebaran lalu.
"Ya naik ada, tapi sedikit. Mungkin satu hingga dua minggu bisa terjadi kenaikan lagi," jelasnya.
Kebutuhan pokok yang telah mengalami kenaikan, yakni harga telur naik Rp 500 menjadi Rp 16 ribu per kilogram, sedangkan harga daging sapi naik Rp 2.500 menjadi Rp 75.000 per kilogram.