Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Smart Shopping

Aprida Pasang Peredam di Dalam Kendaraan

Ditambah lagi saya sering pindah tempat antara Semarang, Jakarta dan Surabaya

Penulis: muslimah | Editor: agung yulianto

SEJAK mahir mengendarai roda empat semasa masih duduk di bangku SMA, Aprida Elita tak pernah 'mendiamkan' mobilnya. Ia selalu memodifikasi tunggangannya mengikuti berbagai tren yang sedang berkembang.

Beberapa mobil yang pernah jadi bagian keseharian Aprida, antara lain Honda Jazz dan Mercy. Semua selalu diotak-atik. Mulai cutting, body dibuat lebih ceper, sampai mengganti velg dan audio supaya lebih sesuai dengan keinginan.

Saat ini, Aprida yang berprofesi sebagai wiraswasta memilih Toyota Altis 2010 sebagai tunggangannya. Mobil jenis sedan ini menurut Aprida sudah cukup oke tanpa harus melalui banyak modifikasi.

"Lagi pula saya kan sudah tidak muda lagi. Sudah bukan masanya mengotak-atik kendaraan. Ditambah lagi saya sering pindah tempat antara Semarang, Jakarta dan Surabaya. Kendaraan hanya difungsikan sesuai keperluan saja," ungkap sulung dari dua bersaudara.

Tapi tetap saja bukan Aprida kalau tidak melakukan sedikit perubahan. Ia mencoba memaksimalkan audio system bawaan di Toyota Altisnya supaya suara yang dihasilkan lebih jernih dan keras.

Maklum, banyak hal yang mengganggu suara yang keluar dari audio mobil. Ini wajar terjadi karena sistem yang ada di dalamnya sangat rumit. Suara yang muncul harus melewati banyak hambatan seperti kursi-kursi jok, dashboard hingga pantulan suara dari interior mobil.

Itu belum ditingkahi raungan mesin, bunyi klakson dan kebisingan lalu lintas. Jika audio tidak prima, suara yang sampai ke telinga bisa menjadi bunyi-bunyian yang seadanya.

Untuk mengurangi getaran dan pantulan suara, Aprida memasangkan semacam peredam di mobilnya. Dan yang tak mau ia lewatkan adalah penambahan speaker di beberapa titik sehingga suara yang dihasilkan lebih tokcer mengisi kabin Toyota Altisnya.

"Semua masih audio bawaan mobil. Head Unit Audio tetap sama, juga bagian-bagian yang lain. Hanya saja saat membeli saya langsung minta dimaksimalkan dengan beberapa tambahan. Semua dilakukan di bengkel Toyota," cerita Aprida.

Speaker depan diletakkan di panel-panel pintu. Karena belum puas dengan kualitas suara, Aprida menambahkan subwoofer agar bunyi yang muncul lebih meruang di atas kepala. Ia meletakkannya di bagasi mobil.

Dengan sedikit perubahan tersebut, sekarang Aprida cukup puas menikmati hiburan di dalam mobilnya, baik saat mendengarkan musik, menonton TV atau video dan lain sebagainya. Hiruk pikuk lalu lintas di Semarang pun tidak terlalu terasa saat berada dalam kabinnya yang nyaman.

Aprida juga menambahkan LED di head rest jok depan sehingga penumpang di kabin belakang bisa menikmati hiburan dan memilih acara favorit sesuai keinginan mereka.

Agar kendaraannya senantiasa dalam kondisi prima, selain servis rutin ia juga rajin membawa Toyota Altisnya ke Salon mobil sekitar dua minggu sekali. Terutama setelah melintasi medan banjir di kota Semarang.

"Biar kaca dan interior mobil tidak berjamur. Kalau perawatan rutin, meskipun standar tapi tetap maksimal hasilnya," tandas Aprida. (msi)

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved