Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Smart Shopping

Halifah Terpaksa Berburu Tas ke Luar Kota

Pada dasarnya saya tidak suka bawa tas berukuran besar

Penulis: muslimah | Editor: agung yulianto

CLUTCH bag atau tas kecil yang bisa digenggam menjadi pilihan Halifah setiap bepergian. Tidak hanya saat santai seperti hangout bersama teman atau jalan ke mal, melainkan juga ketika menghadiri acara resmi, seperti resepsi pernikahan atau semi resmi seperti ulang tahun teman.

Kesan clutch bag yang simple itulah yang paling disukai wanita yang akrab disapa Ipe. Tidak sebesar tas biasa tapi juga lebih luas ruangan yang dimiliki dibandingkan dompet.

Seluruh perlengkapan yang dibawa untuk keseharian bisa masuk dalam clutch. Mulai dari dompet, make up untuk touch up, body lotions dan parfum serta tentu saja ponsel yang sekarang sudah menjadi kebutuhan primer.

Pilihan clutch juga tidak monoton. Biasanya ditenteng seperti membawa buku. Namun manakala tangan terasa lelah atau akan difungsikan untuk kegiatan lain, clutch saat ini sebagian besar sudah dilengkapi dengan tali panjang. "Jadi pas juga saat disampirkan ke bahu," katanya kepada Tribun Jateng, baru-baru ini.

"Pada dasarnya saya tidak suka bawa tas berukuran besar. Clutch sudah sesuai dengan keperluan. Biasanya, yang saya bawa, ukuran lebarnya di atas 20 cm. Jadi bisa memuat lebih banyak," cerita perempuan yang berprofesi sebagai make up artist ini.

Sayangnya, di Semarang ia tidak punya tempat rujukan khusus untuk belanja clutch. Maklum, di kota Lumpia ini belum ada outlet yang menjual produk-produk merk Zara yang menjadi favoritnya.

Kalau ingin memburu produk tersebut, biasanya dilakukan saat jalan-jalan atau dapat job di Jakarta dan Surabaya. Biasanya ia akan sekalian berburu model clutch yang tengah up to date.

"Meski demikian kalau sedang jalan di Semarang dan ada yang menarik hati juga saya ambil. Tidak hanya membatasi diri pada satu merk. Beberapa koleksi saya yang lain saya dapat di Semarang," imbuh Ipe.

Yang paling disukai Ipe adalah motif leopard yang mengesankan keanggunan dan keeleganan, sekaligus tidak murahan. Untuk model, pilihan jatuh pada yang simple, berbentuk persegi panjang dengan sedikit aksesoris.

Model yang simple dan warna yang netral membuat ia dengan mudah memadankan clutch yang dibawa dengan berbagai model fashion yang ia kenakan. Jadilah selain motif leopard, Ipe lebih memilih clutch berwarna hitam atau putih dan beberapa lagi krem.

Ia juga mencari yang bahannya kuat sehingga bisa tahan lama. Untuk harga biasanya pilihan Ipe jatuh pada clutch yang dibandrol di atas Rp 300 ribu. "Saya tak mau yang terlalu mahal juga. Karena model clutch terus berganti hanya dalam hitungan bulan," jelasnya.

Banyaknya koleksi clutch Ipe membuat rekan-rekannya senang. Maklum, mereka bisa meminjam untuk acara tertentu. Ipe juga tak keberatan karena beda seperti baju, clutch tidak memiliki ukuran yang hanya pas untuk badan tertentu. (msi)

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved