Pemindahan PKL dari Masjid Agung Demak ke Lapangan Tembiring Diarak Rebana
Ratusan pedagang kaki lima di Masjid Agung Demak dipindah ke Lapangan Tembiring, Minggu diarak rebana.
Penulis: m alfi mahsun | Editor: iswidodo
Laporan Tribun Jateng, Alfi M Muhamad
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK- Ratusan pedagang kaki lima (PKL) di seputar Masjid Agung Demak (MAD) dipindah ke Lapangan Tembiring Jogo Indah, Minggu (12/1/2013) pagi. Pemindahan PKL itu diarak dengan prosesi musik tradisional rebana dan drumband.
Mulai dari Depan MAD para pedagang diarak melewati Jalan Kiai Singkil menuju Lapangan Tembiring, Desa Jogoloyo Kecamatan Wonosalam. Mobil patroli dari Polres Demak mengawal konvoi rebana, drumband, dan PKL yang berjajar rapi sepanjang jalan.
Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Demak, M Ridwan terdata ada 317 PKL yang akan ditempatkan di Lapangan Tembiring.
"Rencananya akan dibagi tiga zona, zona 1, 2 dan zona 3 Taman Tembiring. Namun untuk sementara PKL masih menempati zona 1," jelasnya.
PKL diseputaran MAD biasa berjualan pada malam hari, sehingga di Lapangan Tembiring mereka akan diijinkan untuk berjualan pada sore hari hingga pagi. "Sementara ini zona 2 dan zona 3 digunakan untuk lahan parkir kendaraan dan bus. Yang tempatnya di bagian belakang Lapangan Tembiring," lanjutnya. Jarak dari MAD ke lokasi pedagang kaki lima yang sekarang sekitar 100 meter. (*)