Kiai Sahal Wafat
Kiai Sahal Meninggal karena Penyakit Paru-paru Kronis
Saya menunggui beliau semalam. Dari diagnosa, beliau itu mengalami
Penulis: m zaenal arifin | Editor: agung yulianto
Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin
TRIBUNJATENG.COM, PATI - Meninggalnya Rais Aam PBNU, KH MA Sahal Mahfudz, dikarenakan usianya yang sudah tua dan juga penyakit paru-paru yang dideritanya sudah kronis.
Hal itu disampaikan Direktur Rumah Sakit Islam (RSI) Pati yang juga dokter pribadi kiai Sahal, dr. Imron Rosyidi, usai mengantarkan jenazah Kiai Sahal di Komplek Pemakaman KH. A. Muthamakkin, Kajen, Kecamatan Margoyoso, Pati, Jawa Tengah, Jumat (24/1/2014).
"Saya menunggui beliau semalam. Dari diagnosa, beliau itu mengalami paru-paru kronis dan TBC," katanya.
Dia menjelaskan, sebelunya, Kiai Sahal sempat dirawat di RS Kariadi Semarang beberapa kali. Kemudian, setelah kondisinya membaik, Kiai Sahal kemudian menjalani perawatan di rumahnya.
"Perawatan di rumah, semua peralatan disiapkan dari RSI Pati di bawah pengawasan langsung dr. Sahal Fatah, spesialis afissena paru, dr. Roy, dan dokter dari Semarang juga," jelasnya.
Selama menjalani perawatan di rumah, kondisi kiai Sahal sempat membaik. Namun, pada jam 01.05, Jum'at (24/1/2014), kiai Sahal menghembuskan nafas terakhir.