Penemuan Jempol Kaki
Polrestabes Semarang Kerahkan Tim Selidiki Penemuan Potongan Jempol Kaki
Potongan dagingnya seperti terkoyak, bisa saja itu merupakan
Penulis: muh radlis | Editor: agung yulianto
Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Djihartono, mengatakan pihaknya saat ini masih menyelidiki kasus penemuan potongan jempol kaki di Gunungpati.
Dia juga telah mengerahkan tim untuk mencari informasi lebih dalam terkait penemuan jempol itu.
"Laporannya sudah saya terima, tim sudah saya perintahkan untuk mencari informasi lebih mendalam ke lapangan," tutur Djihartono kepada Tribun Jateng, Selasa (11/2/2014).
Informasi yang dihimpun Tribun Jateng, saat ditemukan, kondisi potongan jempol itu sudah membiru dan bengkak sehingga untuk sementara belum bisa dipastikan apakah itu jempol kaki kanan atau kiri.
Menurut Djihartono, tidak menutup kemungkinan potongan jempol itu merupakan hasil kejahatan atau tindak kekerasan.
"Potongan dagingnya seperti terkoyak, bisa saja itu merupakan korban kekerasan," katanya.
Untuk memastikan umur potongan jempol itu, Djihartono mengatakan pihaknya menunggu hasil pemeriksaan medis dari RSUP dr Kariadi. "Tunggu keterangan medis (umur)," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, potongan jempol kaki ditemukan di sebuah lapangan dekat SMA N 12 Gunungpati, Kota Semarang, Selasa (11/2/2014). Jempol kaki itu ditemukan terbungkus rapi plastik hitam yang dimasukan di dalam karung beras.
Dari informasi yang dihimpun Tribun Jateng, potongan jempol itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Sukardi, warga Plalangan, Gunungpati, sekitar pukul 14.30.