Aksi Perampokan Toko Emas di Kendal Tidak Terkait Terorisme
Dua senjata api itu dibeli tersangka dari seseorang di Jabar
Penulis: muh radlis | Editor: agung yulianto
Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kapolda Jateng, Irjend Pol Dwi Priyatno, mengatakan aksi perampokan toko emas di Pegandon, Kendal, 15 Desember 2013 lalu, tidak terkait aksi jaringan terorisme.
"Dari hasil pemeriksaan awal, kami belum menemukan adanya kaitan antara aksi mereka dan gerakan jaringan terorisme," tutur Dwi kepada Tribun Jateng, Rabu (12/2/2014) di Mapolda Jateng.
Sementara untuk dua senjata api jenis FN yang digunakan pelaku, Kapolda mengatakan, senjata itu dibeli dari seseorang yang berada di Jawa Barat.
"Dua senjata api itu dibeli tersangka dari seseorang di Jabar, lengkap bersama pelurunya," katanya.
Kapolda mengimbau bagi masyarakat agar selalu memperhatikan sistem keamanan di tempat usaha maupun tempat tinggal.
"Kalau bisa gunakan sistem alarm peringatan, begitupun kamera pengawas atau perangkat keamanan lainnya," katanya.