Kereta Logawa Kembali Tertahan Dua Jam di Jebres karena Pengasong
Ini sudah tidak ada solusinya, kami hanya dihalang-halangi terus
Penulis: galih priatmojo | Editor: agung yulianto
Laporan reporter Tribun Jateng, Galih Priatmojo
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Setelah sehari lalu KA Logawa sempat terhenti lama di Stasiun Solo Jebres akibat adanya aksi protes para pengasong, hal itu kembali terjadi.
Para pengasong kembali merangsek ke dalam gerbong KA Logawa yang sedang transit sementara di Stasiun Solo Jebres, Kamis (13/2/2014).
PT KAI yang berusaha mengantisipasi agar para pengasong tidak bisa naik gerbong dengan mengunci pintu masuk gerbong, ternyata tidak bisa berjalan efektif. Pengasong berhasil membuka scroll atau pengait kunci pintu kereta.
Koordinator Pengasong, Pur Jahe (35) mengatakan scroll pintu sudah dipasang sejak dari Stasiun Balapan. Dirinya menyebut upaya tersebut sengaja dilakukan untuk menghalangi para pengasong masuk ke gerbong.
Dirinya mengaku bagaimanapun caranya akan tetap dan terus berjualan di dalam gerbong. Menurutnya apa yang selama ini dilakukan oleh PT KAI untuk menjauhkan pengasong dari tempat dagangnya di dalam gerbong tidak akan menyurutkan para pedagang.
"Kami akan tetap berjualan. Ini sudah tidak ada solusinya, kami hanya dihalang-halangi terus tapi tidak diberi jalan keluar," ujarnya.
Senior Manager Pengamanan PT KAI Daop VI Yogyakarta, Pasrep Nurhadi menegaskan upaya untuk mengusir pengasong dari dalam gerbong sudah selaras dengan ketentuan yang berlaku.
Sesuai UU Nomor 23/2007 tentang Perkeretapian dijelaskan bahwa siapa saja yang berhak masuk ke dalam stasiun dan gerbong KA. Mereka yang diperbolehkan yakni, petugas, penumpang dan tamu kehormatan.
"Dengan begitu, sangat jelas jika keberadaan pengasong di gerbong dilarang oleh UU," tegasnya.
Dirinya mengungkapkan, sebenarnya sudah ada upaya antisipasi dari petugas KA dengan mengunci pintu masuk ke gerbong. Tapi saat itu karena menunggu waktu persilangan kereta sedikit tertahan, kondisi tersebut kemudian dimanfaatkan pengasong untuk masuk ke dalam gerbong.
"Tadi ada sebanyak 70 pengasong yang naik dan membuat kereta tertahan cukup lama yakni sekitar dua jam. Karena banyak penumpang yang komplain tadi kami langsung turunkan paksa para pengasong dan segera memberangkatkan kereta," jelasnya.