Rabu, 20 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

200 Pasang Mata Takjub Saksikan Gerak Penari Kretek

Tari Kretek ini merupakan satu tarian khas kebanggaan masyarakat Kudus

Tayang:
Penulis: m zaenal arifin | Editor: agung yulianto

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Tari Kretek yang dipersembahkan trio Nike, Fira, dan Salma dari Sanggar Klasik Karya Widya Budaya, meriahkan pembukaan Festival Pendidikan Jawa Tengah yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (BEM FKIP) Universitas Muria Kudus (UMK) Kudus di Auditorium UKM, Senin (17/2/2014).

Dengan lemah gemulai, para penari cilik itu memeragakan proses pembuatan rokok kretek melalui tarian khas ini. Tak kurang dari 200 pasang mata pun takjub dengan gerak ritmis para penari ini.

Priyo U, seorang peserta seminar Festival Pendidikan Jawa Tengah ini misalnya. Dia mengaku kagum dengan konsistensi anak-anak yang masih sangat belia ini dalam mempelajari tarian khas daerah.

"Tari Kretek ini merupakan satu tarian khas kebanggaan masyarakat Kudus. Ini adalah identitas dan jiwa masyarakat Kudus, karena industri kretek menjadi salah satu sumber menggantungkan perekonomian keluarga," ujar mahasiswa Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Semarang (Unnes) ini.

Selain Tari Kretek, Sanggar Klasik Karya Widya Budaya juga mempersembahkan tari kreasi lain yang tak kalah apik. Kemeriahan pembukaan festival pendidikan Jawa Tengah yang diselenggarakan BEM FKIP UMK ini semakin terasa, dengan penampilan pekerja teater Tiga Koma, melalui musikalisasi puisi yang disuguhkannya.

Ketua Panitia festival, Subhan Na'im Ihsan mengatakan, festival pendidikan Jawa Tengah yang digelar untuk kali ketiga oleh BEM FKIP UMK, ini berlangsung pada 17 - 24 Februari 2014. "Ini merupakan agenda rutin yang digelar BEM setiap tahun," ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kudus, Hadi Sucipto, sebelum membuka acara festival secara resmi mengemukakan, kegiatan ini sudah dirancang jauh-jauh hari supaya bisa berjalan dengan baik.

"Melalui festival pendidikan ini, diharapkan bisa berkontribusi positif bagi dunia pendidikan di tanah air. Pendidikan sendiri, adalah upaya mengubah masyarakat menjadi lebih baik," katanya.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved