Cuaca Ekstrem
Rumah Rusak akibat Longsor di Watukumpul Pemalang Jadi 468 Unit
Bahkan, beberapa di antaranya sudah rata dengan tanah
Penulis: YS adi nugroho | Editor: agung yulianto
Laporan Wartawan Tribun Jateng, YS Adi Nugroho
TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Longsor di wilayah Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang yang terjadi beberapa waktu lalu tak jua berhenti.
"Longsor terus terjadi. Apalagi di dua dukuh. Dukuh Krajan (Desa Dikadu), dan Dukuh Watugajah (Desa Cawet)," jelas Koordinator Posko Penanggulangan Bencana Alam Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Ria Kurniawan, Senin (17/2/2014).
Dia menjelaskan, longsor sampai sekarang belum juga berhenti. Apabila tidak hujan, laju kecepatan tanah longsor pelan, dan bila hujan, laju kecepatan longsor bertambah cepat.
Dalam sepuluh hari terakhir, jumlah rumah rusak berat bertambah. Bahkan bertambahnya pun pesat.
Data pada 7 Februari 2014, jumlah rumah rusak berat tercatat 429 rumah dan hari ini bertambah menjadi 468 rumah. Atau, bertambah 39 rumah rusak berat.
Dan, tambahnya, rumah ini jelas tidak dapat ditempati lagi. Sebab, kondisi rumah sudah hancur. Bahkan, beberapa di antaranya sudah rata dengan tanah.