Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Rupiah Kembali Menguat di Bawah Rp 12.000 per Dollar AS

diperkirakan laju rupiah berbalik di bawah resisten Rp 12.160

Tayang:
Editor: agung yulianto

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Terus melemahnya nilai tukar dollar AS seiring kepastian sentimen tappering off dan menurunnya rilis data makro ekonomi AS, membuat pergerakan mata uang rupiah menguat.

Pada posisi penutupan pekan kemarin, nilai tukar rupiah menguat pada posisi Rp 11.886 per dollar AS dari posisi sebelumnya yang berada pada Rp 12.073 per dollar AS.

Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada menuturkan mata uang rupiah semakin menguat seiring berkurangnya permintaan akan mata uang save heaven yang dimanfaatkan penguatan mata uang Asia.

Apalagi beberapa data AS menunjukkan pelemahan di pekan sebelumnya, mulai dari MBA mortgage applications dan retail sales yang menurun.

"Belum lagi angka indeks klaim pengangguran AS yang kembali naik sehingga membuat pelaku pasar kecewa dan beralih pada mata uang lainnya, termasuk rupiah," katanya.

Pada awal pekan ini, diperkirakan laju rupiah berbalik di bawah resisten Rp 12.160. Sementara kurs tengah BI Rp 11.960 hingga Rp 11.800.

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved