Pemilu 2014
Mahasiswa Perantauan di Semarang Diminta Ikut Nyoblos
Yah kalau mereka pas tidak pulang kampung bisa nyoblos di sini
Penulis: bakti buwono budiasto | Editor: agung yulianto
Laporan Reporter Tribun Jateng, Bakti Buwono
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komisioner Bidang Pemutakhiran Data Pemilih komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Semarang, Kharis Hidayat, berharap mahasiswa perantauan yang tinggal di Semarang ikut mencoblos saat pemilu. Meskipun bukan beridentitas Semarang, mereka bisa ikut memilih.
"Yah kalau mereka pas tidak pulang kampung bisa nyoblos di sini," tuturnya saat ditemui di kantornya, Selasa (18/2/2014).
Ia menyatakan, mekanisme para mahasiswa perantauan agar bisa mencoblos di Semarang adalah formulir A 5 dari kelurahan asal. Para mahasiswa bisa meminta saudara di kota asal untuk mengirim via email atau faks formulir A 5 tersebut.
Kharis menjelaskan fungsi formulir A5 untuk menghapus data pemilih di tempat asal. Hal itu dilakukan agar tidak ada pemilih ganda. Setelah itu, para mahasiswa bisa menunjukkan formulit itu ke PPS di dekat kos mereka.
Selain itu, dalam waktu dekat, KPU Kota Semarang akan menyusun Daftar Pemilih Khusus. KPU RI menyusun daftar pemilih yang belum masuk DPT karena berbagai kendala.
"Saat ini KPU kabupaten/kota dibantu PPA dan PPS, masih diperintahkan menyempurnakan DPT.harapannya menyaring atau menghapus pemilih tidak memenuhi syarat," tuturnya.