Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Persijap Jepara Dilanda Krisis Pemain

Kami menjalani tiga laga tandang dan dua laga kandang kurang dari tiga minggu

Penulis: suharno | Editor: agung yulianto

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Persijap Jepara telah menjalani lima kali laganya di Liga Super Indonesia (ISL) musim 2014. Dari lima kali laga yang telah dijalani Evaldo Silva dkk, belum satupun kemenangan yang mampu diraih.

Persijap baru mengantongi satu kali hasil imbang saat menghadapi Persib Bandung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, sedangkan empat laga lainnya harus diakhiri kekalahan.

Empat kekalahan Persijap diderita di tiga laga tandang saat menghadapi Arema Cronus, Gresik United dan Sriwijaya FC, sedangkan satu lagi kekalahan dialami di kandang sendiri saat menghadapi Pelita Bandung Raya.

Hanya mampu mengoleksi satu poin membuat Persijap kini masih berada di peringkat kesembilan atau satu strip di atas zona degradasi.

Meski harus terseok-seok di papan bawah, akan tetapi Pelatih Persijap, Raja Isa mengatakan anak asuhnya memiliki sisi positif yakni mencetak gol di setiap laganya.

"Satu hal yang terpenting, Persijap tetap konsisten mencetak gol di setiap pertandingan, walaupun saya kerap melakukan perubahan skema karena jumlah pemain yang minim," ujar Raja Isa kepada Tribun Jateng, Kamis (20/2/2014).

Pelatih asal Negeri Jiran ini menambahkan jadwal yang sangat padat dan waktunya mepet membuat dirinya harus pintar-pintar melakukan rotasi pemain.

"Kami menjalani tiga laga tandang dan dua laga kandang kurang dari tiga minggu dengan jumlah pemain yang minim, belum lagi ada pemain yang cedera. Tetapi kami tetap akan fight dan pintar-pintar melakukan rotasi," sambungnya.

Klub berjuluk Laskar Kalinyamat ini hanya diperbolehkan menggunakan 18 pemain karena hukuman dari PSSI terkait adanya laporan pemain yang gajinya belum terlunasi.

Jumlah pemain Persijap semakin menyusut lantaran Anam Syharul mengalami cedera saat menghadapi Pelita.

Kondisi pemain Persijap diperparah saat Chanif Muhajirin yang dibawa Raja Isa ke Palembang mengalami gejala tipes dan tidak dapat diturunkan saat menghadapi Sriwijaya FC.

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved