Ratusan Armada Pengangkut BBM di Cilacap Gelar Aksi Mogok
Ratusan kru armada angkutan BBM menggelar aksi mogok bersama untuk menuntut pembayaran upah lembur.
Penulis: fajar eko nugroho | Editor: agung yulianto
Laporan Tribun Jateng, Fajar Eko Nugroho
TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Ratusan kru armada angkutan bahan bakar minyak (BBM) menggelar aksi mogok bersama untuk menuntut pembayaran upah lembur.
Mereka yang mogok adalah yang tergabung dalam Paguyuban Armada Mobil Truk Tangki (AMT) Cilacap. Aksi demo tersebut digelar di Kompleks Terminal BBM Maos, Cilacap, Jumat, (21/2).
Terlihat ratusan orang supir ataupun kernet angkutan BBM sedang berkumpul berdiri di depan rumah warga yang tidak jauh dari Sekretariat Paguyuban AMT.
Selain itu, tampak 53 mobil truk tangki BBM yang biasa digunakan untuk mendistribusikan pertamax, premium, dan solar ke sejumlah SPBU di Jawa Tengah bagian Selatan sampai Barat terlihat parkir di sepanjang jalan masuk Terminal BBM Maos.
Kepala Koordinator aksi mogok, Taufik Aminudin mengungkapkan, pihaknya melakukan aksi mogok tersebut sebagai wujud kekecewaan para sopir dan kernet mobil truk tangki atas tidak dipenuhinya pembayaran upah lembur yang sudah dijanjikan sebelumnya.
"Kami lakukan aksi mogok karena kami telah dirugikan dan diingkari janji oleh PT Patra Niaga, PT Pertamina Training and Consulting (PTC), dan Paguyuban. Isi perjanjian tentang pembayaran upah lembur sesuai ketentuan yang berlaku sebagaimana mestinya," ujarnya. (*)