Hacker Amerika Serang Situs Referendum di Crimea
Penghitungan suara hasil referendum di Crimea, Minggu (16/3/2014) dilaporkan terganggu akibat serangan hacker
TRIBUNJATENG.COM, SIMFEROPOL - Penghitungan suara hasil referendum di Crimea, Minggu (16/3/2014) dilaporkan terganggu akibat serangan hacker. Otoritas setempat menuding serangan itu berasal dari Amerika Serikat.
Menteri Komunikasi Crimea Dmitry Polonsky mengatakan, pihaknya mengidentifikasi serangan cyber tersebut dilakukan dari kampus Universitas Illionis, Amerika Serikat.
"Serangan itu sebenarnya sudah dimulai sejak Sabtu malam (waktu setempat--Red). Serangan dilakukan secara berkala," katanya kepada kantor berita Itar-Tass.
Sejauh ini, pelaksanaan referendum di Crimea dilaporkan berjalan lancar. Jutaan warga memberikan suara di bilik-bilik yang telah ditentukan.
Mereka diberikan dua opsi, yaitu memilih tetap di bawah pemerintahan Ukraina atau bergabung bersama Rusia. (*)