Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

DIVISI UTAMA 2014

Ketua Panser Biru Sayangkan Keputusan Larangan ke Pekalongan

Ketua Panser Biru Sayangkan Keputusan Larangan ke Pekalongan dalam laga PSIS vs Persip tanggal 22 April besok.

Penulis: suharno | Editor: iswidodo

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ketua Panser Biru, Mario Baskoro menyayangkan adanya pelarangan suporter PSIS Semarang untuk hadir di Stadion Kota Batik, Pekalongan. Laga PSIS bertandang ke Pekalongan melawan Persip akan digelar Selasa 22 April besok.

Padahal Panser Biru, kata Mario, akan datang ke Pekalongan membawa misi perdamaian kepada suporter Persip. "Sangat menyesalkan larangan ini. Kami ingin datang membawa misi perdamaian, dan mungkin laga Persip melawan PSIS ini bisa dijadikan langkah awal untuk mengikrarkan perdamaian dari dua belah pihak," ujar Mario kepada Tribun Jateng, Minggu (20/4/2014).

Meski menyesalkan kebijakan larangan suporter PSIS ke Pekalongan, akan tetapi Mario menghimbau anggotanya untuk menyikapi keputusan ini.  "Kalau memang sudah menjadi keputusan Panpel Persip dan pihak keamanan daerah setempat maka kami (Panser Biru) harus menyikapi secara bijak keputusan ini," sambungnya.

Hubungan suporter PSIS dan suporter Persip memang tidak harmonis. Suporter kedua kesebelasan terlibat tawuran pada tahun 2013 lalu di Pekalongan. Kerusuhan tidak hanya terjadi di dalam stadion, tetapi juga merembet hingga luar stadion.

Untuk menghindari kerusuhan ini, maka pihak keamanan Pekalongan memberi masukan ke Panpel Persip untuk tidak memberi kuota kepada suporter PSIS ke Pekalongan.  (*)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved