Ratusan Pengunjung Serbu Festival Bubur Sumsum di Purbalingga
Ratusan pengunjung berebut pembagian bubur sumsum dan bubur candil di Stadion Goentoer Darjono Purbalingga Minggu (20/4) pagi.
Penulis: fajar eko nugroho | Editor: iswidodo
Laporan Tribun Jateng, Fajar Eko Nugroho
TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Ratusan pengunjung berebut pembagian bubur sumsum dan bubur candil di Stadion Goentoer Darjono Purbalingga Minggu (20/4) pagi. Acara pembagian bubur gratis itu dalam rangka Festival Bubur Sumsum.
Belum genap satu jam, dua kuliner tradisonal yang dipercaya mengobati rasa capek-capek tersebut ludes diserbu para pengunjung tanpa tersisa. Saking banyaknya pengunjung sebagian mereka tak kebagian bubur.
Satu pengunjung, Slamet (42) mengatakan, dirinya menghabiskan dua mangkuk bubur untuk memulihkan tenaganya, seiring dengan kesibukannya yang memerlukan energi ekstra.
"Saya sejak kecil mengonsumsi bubur tradisional yang terbuat dari tepung beras santan, dan cucuran gula kelapa tersebut, karena kuliner ini mampu memulihkan tenaga serta vitalitas sehabis aktifitas," ujarnya Minggu (20/4/2014).
Menurut Slamet, selain untuk mengurangi rasa capek, dengan mengkonsumsi kedua bubur tersebut, tenaga akan cepat pulih, karena kandungan gulanya mampu mengemblikan tenaga yang hilang.
Kemeriahan tersebut merupakan bagian dari acara Gelar Produk Minggu Pagi (GPMP) di Stadion Goentoer Darjono Purbalingga, merupakan rangkaian peringatan Hari Kartini Tahun 2014 tingkat Kabupaten Purbalingga. (*)