Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Daryono Diduga Bunuh Anaknya Sebelum Gantung Dirinya Sendiri

Kami sudah lakukan identifikasi kepada dua korban di lokasi kejadian

Penulis: fajar eko nugroho | Editor: agung yulianto

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Fajar Eko Nugroho

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Daryono (60) ditemukan tewas dalam posisi gantung diri di rumahnya di Desa larangan RT1/RW1, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Sedangkan anaknya yang bernama Puji Astuti (26), juga ditemukan tewas di atas kasur di kamarnya.

Daryono merupakan seorang duda yang tinggal dengan seorang anak perempuan satu-satunya yang diketahui mengidap penyakit cacat sejak lahir.

Kapolsek Kembaran, AKP Siswoto mengetakan, pihaknya menerima laporan dari warga atas kejadian adanya seorang warga yang gantung diri sekitar pukul 12.00 Wib.

"Sepuluh menit kemudian, anggota kami sudah berada di TKP untuk melakukan olah TKP," ujarnya di lokasi kejadian Rabu (30/4/2014).

Dia menambahkan, setelah melakukan identifikasi olah TKP, pihaknya menemukan korban yang merupakan pemilik rumah bernama Daryono (60) dan anaknya Puji Astuti (26).

Lanjut Siswoto, posisi saat pertama kali menemukan di lokasi kejadian, Daryono menggantung dirinya di ruang tengah dengan menggunakan tali tambang yang diikat di atas tiang rumahnya. Puji Astuti (26) di temukan juga meninggal di kasur kamarnya dengan posisi yang terlentang dengan busa yang keluar dari mulutnya.

"Kami sudah lakukan identifikasi kepada dua korban di lokasi kejadian. Sejauh ini, Daryono meninggal dengan cara bunuh diri dengan gantung diri dengan seutas tali tambang yang diikat di tiang rumahnya dan anaknya meninggal karena kekurangan oksigen," paparnya.

Dia menjelaskan, selain menemukan kedua korban yang sudah meninggal, pihaknya juga menemukan satu amplop yang berisikan pesan-pesan atau ungkapan kekecewaan korban kepada seseorang, dua kertas yang juga bertuliskan pesan-pesan dari Daryono.

"Setelah kami lakukan pemeriksaan bukti-bukti, latar belakang bunuh diri ini murni karena Daryono mengalami depresi berat, yang membuatnya memutuskan untuk membunuh anaknya dan kemudian bunuh diri," paparnya.

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved