WASPADA GUNUNG SLAMET
Panglima Jenderal TNI Moeldoko Rakor Antisipasi Erupsi Gunung Slamet
Panglima Jenderal TNI Moeldoko Rakor di Purbalingga Antisipasi Erupsi Gunung Slamet, Jumat 23 Mei 2014
Penulis: fajar eko nugroho | Editor: iswidodo
Laporan Tribun Jateng, Fajar Eko Nugroho
TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Sunindyo dan bersama Kepala Badan Geologi Surono dan pemda, BPBD Purbalingga, melakukan kegiatan kunjungan ke Batalyon 406 Purbalingga untuk menggelar rapat koordinasi persiapan antisipasi erupsi Gunung Slamet, Jumat (23/5/2014).
Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan, bahwa Rakor Antisipasi Erupsi Gunung Slamet untuk mengetahui sejauh mana persiapan antisipasi erupsi Gunung Slamet yang hingga saat ini berstastus Waspada level II.
Rapat koordinasi yang membahas antisipasi erupsi Gunung Slamet juga memaparkan skenario penanganan pengungsi.
"Kita perlu restrukturisasi tim yang akan diterjunkan apabila terjadi Erupsi Gunung Slamet. Skenario ini perlu dipadukan agar kompak dan bekerja secara terorganisir baik dalam persiapan, pelaksanaan evakuasi, maupun pasca evakuasi. Skenario yang sudah dibuat dengan mengadopsi cara penanggulangan bencana alam Gunung Merapi," ujarnya di sela-sela kegiatan, Jumat (23/5/2014).
Dia menjelaskan, nantinya bahwa struktur baru akan digunakan saat erupsi Gunung Slamet, jika pun tidak, organisasi itu dapat dipakai secara berkelanjutan untuk antisipasi jangka panjang. "Kita harap seluruh anggota TNI dan BPBD setempat untuk selalu siap melakukan langkah antisipasi penanggulangan erupsi gunung Slamet," ungkapnya. (*)