Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PENGHITUNGAN SUARA

Hasil Quick Count Berbeda, KPU Tegal Gelar Ikrar Damai

Hasil Quick Count Berbeda, KPU Tegal Gelar Ikrar Damai

Penulis: YS adi nugroho | Editor: iswidodo

Laporan Tribun Jateng, YS Adi Nugroho

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL "Quick count bisa salah, bisa benar. Jangan mengklaim quick count benar. Kalau ada yang klaim benar mutlak, itu mengintimidasi penyelenggara pemilu," ungkap Ketua KPUD Kota Tegal, Agus Wijanarko.

Agus memaparkan ada pihak pihak tertentu yang memanasi sehingga terjadi perdebatan dan saling mengklaim kemenangan. Melalui quick count, mereka mengklaim menangi Pilpres ini.

Quick count, tambahnya, hasil perolehan hitung cepat bisa berbeda dengan hasil KPU, atau bisa pula senada dengan KPU. "Ada yang mengklaim bahwa apabila hasil quick count berbeda dengan hasil KPU, KPU dinyatakan salah (perhitungan). Kalau ada yang klaim benar mutlak, ini mengintimidasi penyelenggara pemilu," jelasnya.

Untuk menjaga agar tidak terjadi perpecahan dan Kota Tegal yang aman, KPU mengelar ikrar damai. Ikrar damai dihadiri oleh dua tim dari tim suskes Prabowo-Hatta dan tim sukses dari Jokowi-Kalla. Selain itu dihadiri pula oleh Panwas Kota Tegal, Toto Prantoto dan sejumlah Forkompinda Kota Tegal.

Wakil Wali Kota Tegal, HM Nursholeh menerangkan bahwa final Pilpres adalah saat dimana diumumkan hasil dari KPU.  "Alhamdulilah, baru saja melaksanakan ikrar damai. Final proses pemilu presiden dan wakil presiden jika diumumkan," tambahnya.  Agus menerangkan, proses penghitungan bakal selesai pada Rabu (16/7) malam. "KPU masih punya waktu hingga Rabu (16/7) malam. Semoga sama hitungannya, dan tidak ada perbedaan dengan data C1 yang dipegang baik tim 1 dan tim 2," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved