KECELAKAAN LALU LINTAS
Heroik, Marsih Selamat Meski Motornya Tertabrak dan Terseret Truk
Marsih hanya luka ringan meski sepeda motor yang dikendarainya tertabrak dan terseret truk hingga 50an meter di Solo.
Penulis: galih permadi | Editor: iswidodo
Laporan Tribun Jateng, Galih Permadi
TRIBUNJATENG.COM, SOLO- Sepeda motor Kharisma X bernopol AD 2636 AP tertabrak truk bernopol H 1585 VY yang disopiri oleh Bambang (48), Kamis (17/7). Motor tersebut ditubruk dan terseret 50an meter di kolong truk hingga ringsek, di perempatan Patung Wisnu Manahan Solo hingga Makodim 0735 Solo. Marsih (36) pengendara motor selamat, mengalami luka ringan.
Kejadian bermula ketika Marsih warga Triagan, Mojolaban, Sukoharjo, akan pergi menuju ke Bandara Adi Soemarmo, Boyolali bersama temannya. Marsih membuntuti laju motor temannya dari belakang. Keduanya berkendara dari Jalan Ahmad Yani, dari arah terminal Tirtonadi menuju perempatan Patung Wisnu. Begitu juga dengan truk yang dikendarai Bambang datang dari arah yang sama usai menurunkan barang makanan ringan di daerah Jalan Sumpah Pemuda, Mojosongo.
Bambang dan Marsih berhenti sejenak lantaran terkena lampu merah lalu lintas. Di depan truk Bambang masih ada dua truk. Ketika lampu hijau, Marsih kemudian melajukan motornya pelan-pelan lantaran akan berbelok ke kanan. Sementara itu, Bambang menyalip dua truk di depannya ketika lampu hijau menyala. Naas, motor Marsih terseruduk truk Bambang yang membuat Marsih terjatuh dan spontan meloloskan diri dari tabrakan truk yang dikendarai Bambang.
Bambang tak menyadari truk menyeruduk motor hingga masuk ke kolong truk. Kemudian terseret hingga 50 meter. “Saya tidak tahu kalau truk saya menyeret motor. Ngga terasa,” ujarnya. Dia baru sadar ketika polisi lalu lintas yang berjaga di perempatan meneriakinya untuk berhenti. “Saya dipanggil petugas polisi disuruh berhenti. Saya kira knalpot saya patah. Ternyata pas saya turun saya lihat sebuah motor di kolong truk saya. Asli saya tidak dengar (motor terseret), saya juga ngga ngantuk,” ujarnya.
Hampir setengah jam, Bambang dibantu petugas kepolisian dan aparat Kodim memindahkan motor tersebut dari kolong truk. Akhirnya motor berhasil diambil dalam kondisi ringsek.
Saat ditemui di IGD RS Panti Waluyo, Marsih menderita luka lecet di kedua tangan dan kakinya. “Saya sudah pelan mau belok. Tiba-tiba saya diseruduk dari belakang. Saya lihat truk tetap jalan, saya kemudian buru-buru lari menghindari truk. Saya beruntung, ini mukjizat buat saya,” ujarnya. (*)