Sonah Pasien Koma Dirawat di Bangsal RSUD Kardinah, Meninggal
Ruang ICU RS Kardinah Tegal penuh. Beberapa pasien koma, hanya dirawat di bangsal, tidak di ICU. Sonah meninggal.
Penulis: YS adi nugroho | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG.COM, TEGAL- Seorang pasien yang koma dirawat di bangsal RSUD Kardinah lantaran ruang ICU penuh. Pasien bernama Sonah itu akhirnya meninggal dunia, Rabu 6 Agustus kemarin.
Wali Kota Tegal, Siti Masitha Soeparno pun prihatin mendengar kabar itu. Sebelumnya ada 2 pasien di RSUD Kardinah yang seharusnya dirawat di ICU namun tak dapat tempat. Hal ini terkait dengan kapasitas ICU yang terbatas. Pasien itu adalah Aminah Muhayati dan Sonah. Sonah dirawat di RSUD Kardinah sejak Sabtu (2/8) lalu.
"Kata dokter, mungkin 1-2 hari baru sadar. Tapi ini kenapa dipindah dari ICU tapi masih belum sadar," kata Masitha. Dia pun bertanya yang senada. "Ibunya aja belum sadar. Perlu penanganan intensif," kata saat sidak di RSUD Kardinah, Selasa (5/8).
Namun, Masitha tak mendapat jawaban yang memuaskan yakni ruang ICU penuh. Atau, tak dapat menampung pasien yang membutuhkan perawatan intensif.
Alhasil, pada Rabu (6/8), pasien yang seyogianya dirawat intensif di ICU, Sonah menghembuskan nafas terakhirnya di bangsal umum. "Tadi pagi (Rabu, 6/8) pukul 09.15 meninggalnya," ungkap salah satu perawat di Rosella, pada Tribun Jateng, Rabu (6/8) siang.
Sonah dirawat di Rosella bersama 5 pasien lainnya. Dan, beberapa lama selepas Sonah meninggal dunia, tempat tidur untuk merawat warga Kluwud, Bulakamba, Brebes ini sudah diganti dengan pasien baru. Sedangkan pasien didepannya adalah Aminah. Seyogianya, Sonah dan Aminah dirawat di ICU. Namun, karena keterbatasan ruangan, keduanya dirawat di ruang Rosella.
Kondisi pasien Aminah masih belum bisa diajak bicara. "Udah bisa membuka mata, tapi belum ngomong sepatah kata pun," kata Cahyo Kamandhanu anak Aminah.
Cahyo menerangkan, respon ibunya juga belum ada. Saat diajak ngobrol tidak ada respon sedikit pun. "Kata dokter, kesadaraannya menurun akibat tekanan darah tinggi. Tadi malam (Selasa, 5/8) tensinya hingga 220," jelasnya.
Direktur RSUD Kardinah, dr Abdal Hakim Tohari Sp RM, MMR menerangkan, ruang ICU sudah penuh. Terdapat 12 pasien yang dirawat di ICU.
Hakim menerangkan, sebenarnya RSUD Kardinah telah menyiapkan ruang perawatan intermediate. Ruang ini menempati ruang radiologi. Namun, ruang radiologi yang baru belum selesai dibangun, sehingga ruang intermediate pun belum ada. Dikatakannya, untuk menambah ruang ICU dibutuhkan dana sekitar Rp 800 juta. (tribuncetak)