Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

HUT RI KE 69

PPATK Sebut Tantangan Utama Kemerdekaan, Ya Memberantas Korupsi

hari ulang tahun kemerdekaan RI yang jatuh pada 17 Agustus nanti sedianya menjadi pengingat akan kewajiban penerus bangsa untuk melanjutkan perjuangan

Editor: rustam aji

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan Agus Santoso menilai, hari ulang tahun kemerdekaan RI yang jatuh pada 17 Agustus nanti sedianya menjadi pengingat akan kewajiban penerus bangsa untuk melanjutkan perjuangan para pembela kemerdekaan.

Perjuangan penerus bangsa dapat dilakukan dalam mewujudkan kedaulatan politik, kejayaan ekonomi, serta menegaskan nilai-nilai budaya bangsa dalam kehidupan sehari-hari.

"Untuk itu, Negara harus hadir agar bisa mewujudkan keadilan hukum, keadilan ekonomi, dan keadilan sosial. Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia disusun dengan mengedepankan Hukum sebagai panglima," kata Agus melalui pesan singkat, Sabtu (16/8/2014) saat ditanya mengenai makna HUT kemerdekaan baginya.

Agus mengatakan, penerus bangsa harus berani menegakkan hukum tanpa pandang bulu, terutama dalam melawan tantangan terberat saat ini, yaitu pemberantasan tindak pidana korupsi. Tindak pidana korupsi, kata Agus, merupakan musuh utama reformasi yang melukai rasa keadilan.

"Koruptor, korupsi, dan pencucian uang hasil kejahatan harus kita lenyapkan dari Bumi Pertiwi demi mewujudkan Indonesia kita yang bersih, adil, makmur, merata bagi seluruh rakyat Indonesia, sebagaimana dicita-citakan oleh para pendiri bangsa ketika memperjuangkan kemerdekaan Indonesia," tutur Agus.

Terkait kemerdekaan dan korupsi, Ketua KPK Abraham Samad sebelumnya mengatakan bahwa kemerdekaan kini harus dimaknai setiap elemen masyarakat untuk memiliki visi dan misi yang membebaskan diri dari berbagai macam penjajahan, salah satunya penjajahan dalam bidang ekonomi.

Penjajahan ekonomi, menurut Abraham, menjadikan tindak pidana korupsi semakin marak. Oleh karena itu, menurut Abraham, masyarakat Indonesia harus bersatu padu, bekerja sama untuk terus mendidik masyarakat sehingga bisa tercipta budaya antikorupsi. (*)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved