Breaking News:

Perampok Tewas Digebuki Massa Saat Beraksi di Kampus Unnes

Seorang perampok tewas saat beraksi di lapangan area Fakulas Ilmu Keolahragaan (FIK) Kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes), Jumat (22/8) malam.

TRIBUN JATENG/A PRIANGGORO
Agus Setiawan, korban perampokan di kampus Unnes, Semarang menjalani perawatan di IGD RSUP Kariadi, Jumat (22/08/2014). 
Laporan Reporter Tribun Jateng, A Prianggoro
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seorang perampok tewas saat beraksi di lapangan area Fakulas Ilmu Keolahragaan (FIK) Kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes), Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Semarang, Jumat (22/08/2014) malam. Perampok yang belum diketahui identitasnya itu dikeroyok oleh ratusan orang, terdiri warga setempat, mahasiswa, dan sekuriti kampus.
Kejadian ini bermula ketika satpam Kampus Unnes, Agus Setiawan (27), duduk bersama teman wanitanya, Iin, di sekitar lapangan kampus Unnes. "Saya sedang lepas dinas, jadi tidak memakai seragam satpam. Saya ada janjian dengan Lin. Saat itu kondisinya memang gelap, namun masih ramai mahasiswa," kata Agus saat ditemui di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP Dr Kariadi.
Agus datang mengendarai sepeda motor dan tiba di lokasi kejadian pukul 19.00. Sekitar 30 menit mengobrol, Agus dan Lin melihat dua pria berboncengan Vario warna merah berhenti di dekatnya. Seorang pria yang membonceng lalu turun dan buang air kecil di dekat Agus dan Lin. Pria tersebut tiba-tiba menghampiri Agus sembari mengalungkan celurit ke leher Agus.
"Nuwun sewu mas," kata Agus menirukan ucapan pelaku.
Agus yang pernah belajar bela diri itu pun secara spontan memberikan perlawanan. Sembari berteriak keras untuk meminta tolong, Agus berusaha merebut celurit dari tangan pelaku. Pertarungan satu lawan satu itu langsung menyita perhatian puluhan mahasiswa. Sambil melawan pelaku, Agus terus berteriak memberitahukan bila dirinya merupakan satpam Kampus Unnes.
"Saya terus berteriak kalau saya adalah satpam kampus supaya ada yang membantu. Mahasiswa yang melihat banyak, tapi mereka tidak berani membantu. Teman-teman satpam dan warga akhirnya datang, mereka bersama mahasiswa akhirnya membantu saya melawan perampok itu," kata warga ,Tinjomoyo Barat, RT 1 RW 8, Kelurahan Sukorejo, Gunungpati itu.
Agus mengungkapkan, saat itu pelaku lain tetap berada di atas motor Vario merah. "Dia (pelaku lain- Red) maju mundur maju mundur. Dia akhirnya kabur setelah puluhan warga datang, sementara temannya menjadi amukan massa," kisahnya.
Massa memukul pelaku memakai batu, kayu, dan pot. Selanjutnya, massa menarik pelaku ke teras gedung FIK Kampus Unnes. Bercak darah terlihat jelas membekas di tembok teras gedung FIK.
Kanit reskrim Polsek Gunungpati, AKP Edi Sutrisno mengatakan, pihaknya mengamankan barang bukti berupa celurit milik pelaku. Polisi juga mengamankan dua unit handphone dari saku pelaku. Selain itu, pada saku pelaku juga terdapat KTP seorang mahasiswi atas nama Ony Indri Lestari, warga Sendangmulyo, Tembalang. Ada juga kartu-kartu identitas lain yang diduga merupakan hasil kejahatan dari pelaku. (*)
Penulis: adi prianggoro
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved