Lipsus
Pembobol Rekening Nasabah Memiliki Ratusan Kartu ATM
Sebanyak 9 anggota komplotan pembobol rekening nasabah bank yang tertangkap di Solo tiba di Mapolda Jateng, di Semarang, Kamis (28/8/2014) malam
Penulis: adi prianggoro | Editor: rustam aji
Laporan Wartawan Tribun Jateng, A Prianggoro
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebanyak 9 anggota komplotan pembobol rekening nasabah bank yang tertangkap di Solo tiba di Mapolda Jateng, di Semarang, Kamis (28/8/2014) malam. Di antara 9 pelaku itu, terlihat pula pimpinan kelompok tersebut, Adam (42), warga Karanganyar yang menetap di Solo.
Kepada polisi, Adam mengaku pembobolan itu berlangsung sejak tahun 2009. Mereka mengaku hanya menyasar dua bank saja. "Saya lupa sudah berapa kali, mungkin sekitar 75 kali," kata Adam kepada polisi saat di Mapolda Jateng, Kamis (28/8/2014) malam.
Pengakuan Adam itu diduga tidak sepenuhnya benar. Pasalnya, polisi menyita sekitar 200 buah kartu ATM putih yang telah digunakan. Satu pelaku lain ada yang mengakui bila membobol uang nasabah di sebuah bank saja mencapai Rp 3 miliar.
Kanit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng yang memimpin penangkapan, AKP Agus Paryadi, menyita sejumah barang bukti. Di antranya skimmer, webcam berbentu pena atau pencam, ratusan kartu ATM, laptop, dan software yang berfungsi memindahkan data dari kartu ATM nasabah ke ATM putih. Polisi juga menyita Nissan Infinity B 1389K EQ milik Adam, dan sebuah Avanza H 9000 OQ yang dipakai para pelaku untuk beraksi.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng, AKBP Martono, membenarkan penangkapan 9 pria yang diduga komplotan pembobol rekening nasabah bank. "Kami masih menyelidiki jumlah kerugian yang diderita para nasabah. Kami memperkirakan mencapai milyaran rupiah," kata Martono. (*)