Mahasiswa KKN UMP Purwokerto Bantu Warga Kreasi Produk

Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dinilai mampu meberikan tambahan wawasan dan kreatifitas

Mahasiswa KKN UMP Purwokerto Bantu Warga Kreasi Produk
TRIBUNJATENG.COM/FAJAR EKO NUGROHO
Mahasiswa KKN UMP Purwokerto Bantu Warga Kreasi Produk di lokasi. Bupati Purbalingga Sukento menyerahkan kembali mahasiswa KKN kepada kampus (4/9) 

Laporan Tribun Jateng, Fajar Eko Nugroho

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA-  Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dinilai mampu meberikan tambahan wawasan dan kreatifitas mengolah potensi lokal.

Hal itu diungkapkan Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto saat melepas kembali mahasiswa KKN UMP, setelah melakukan KKN di Purbalingga, sejak 17 Juli lalu.

"Pendampingan dan pembinaan yang dilakukan mahasiswa, mampu membuka kesempatan usaha bagi masyarakat. Ini dibuktikan adanya bazaar hasil binaan mereka. Banyak produk baru yang dikembangkan dari potensi lokal yang ada didaerahnya," ujar Sukento di depan 288 mahasiswa KKN pada acara penyerahan kembali mahasiswa KKN UMP di aula Balai Desa Penaruban Kecamatan Kaligondang, Kamis (4/9).

Para mahasiswa yang ber-KKN di tiga wilayah kecamatan yakni Kaligondang, Kejobong dan Pengadegan diserahkan langsung oleh Bupati kepada Rektor UMP Samsu Hadi Irsyad. Kegiatan terakhir para mahasiswa, dimeriahkan dengan bazaar aneka produk hasil pendampingan mahasiswa dan penampilan sejumlah kesenian tradisional.

Menurutnya, inovasi terhadap makanan olahan yang diajarkan para mahasiswa diharapkan dapat memperkaya produk jajanan local Purbalingga. Hal tersebut diharapkan juga dapat mendukung program Purbalingga Emas khususnya dibidang UMKM.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Dinperindagkop) Agus Winarno. Menurutnya dia program pendampingan usaha yang dilakukan mahasiswa sangat bermanfaat karena secara langsung dapat memberikan tambahan wawasan bagi masyarakat pelaku UMKM.

"Produknya semakin beranekaragam, baik  bentuknya maupun bahan bakunya. Banyak diantara produk yang dipamerkan bahan bakunya jauh dari pemikiran mereka. Seperti kripik kulit pisang dan lainnya," kata Agus Winarno meninjau bazaar produk kreasi KKN Posdaya UMP di pelataran balai desa setempat.

Kordinator mahasiswa KKN Mochamad Arly Akbar menuturkan, KKN UMP di Purbalingga mampu menyelesaikan program senilai Rp 73,3 juta. Diantaranya untuk menyelenggarak  (*)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved