Pamit Belajar Kelompok, Siswi SMP Ini Ditemukan Tewas di Tengah Sawah
Kasus pembunuhan siswi SMP di Demak Jateng, di tengah persawahan milik warga di Desa Klitih, Kecamatan Karangtengah, Demak, menyisakan duka
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Kasus pembunuhan siswi SMP di Demak Jateng, di tengah persawahan milik warga di Desa Klitih, Kecamatan Karangtengah, Demak, menyisakan duka yang mendalam bagi keluarganya.
Di mata keluarga, NAF (14), korban tewas yang temukan tak jauh dari rumahnya di Dukuh Ngrapah RT 3 RW 4 Desa Sampang, Kecamatan Karangtengah, Demak, Senin (22/9/2014) pagi, merupakan pribadi yang dikenal tekun beribadah dan rajin membantu ayahnya, Sugiman, yang saat ini sakit-sakitan.
Menurut kakak korban, Siti Sofiatun, sebelum ditemukan meninggal dunia, adiknya pada Minggu (21/9/2014) malam, berpamitan kepada ibunya untuk belajar di rumah temannya yang tak jauh dari rumah. Namun hingga pukul 24.00, NAF belum pulang juga. Pihak keluarga pun mencarinya, namun tak ditemukan juga. Hingga akhirnya keluarga mendapat kabar bahwa NAF telah meninggal dunia akibat dibunuh.
“Tidak ada firasat apapun, tapi semalaman saya tidak bisa tidur. Pamitnya belajar kelompok ke rumah temannya,” kata Siti.
Adiknya itu, kata Siti, merupakan anak yang periang dan supel sehingga banyak disukai teman-temannya. Selain itu, korban juga aktif mengikuti kegiatan sekolah dan ekstrakurikuler. “Dia (korban, red) hobinya pencak silat,” imbuhnya.(*)