Breaking News:

SOSIAL MEDIA

Mahasiswa Demo Kecam Arogansi Walikota Tegal Siti Masitha

Mahasiswa Demo Kecam Arogansi Walikota Tegal Siti Masitha. Mereka gelar demo di depan gedung DPRD Kota Tegal (13/10)

Penulis: YS adi nugroho | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG/YS ADI NUGROHO
Sejumlah mahasiswa gelar demo di depan kantor DPRD Kota Tegal, Senin (13/10). Mereka menuduh dan mengecam Walikota Tegal Siti Masitha arogan terkait kritik aktivis di facebook 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, YS Adi Nugroho

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL- Rapat Paripurna dengan agenda jawaban Wali Kota Tegal terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Tegal mengenai Ranperda rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) daerah Kota Tegal tahun 2014-2019 diwarnai demo.

Sekitar 25 orang berunjukrasa di depan Gedung DPRD Kota Tegal. Di dalam gedung itu tengah diselenggarakan rapat paripurna. Mereka berunjuk rasa terkait arogansi Kepala Daerah Kota Tegal.

Sekjen BEM UPS (Universitas Pancasakti Tegal), Wahyu Hidayat mengecam atas arogansi Wali Kota Tegal, Siti Masitha Soeparno terkait dengan memenjarakan dua aktivis yang menyuarakan kritik terhadap Pemerintah.  

"Mengamankan 2 aktifis dengan alasan kritik lewat facebook," ujarnya.

Demo ini dilakukan oleh sejumlah mahasiswa dari beberapa organisasi. Diantaranya, BEM UPS, BEM Stimik Tegal, HMI Cabang Tegal, dan PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Kabupaten Tegal.

Selain unjuk rasa, sejumlah mahasiswa juga memasang poster dan sejumlah tanda tangan dalam selembar kain pada mobil Wali Kota Tegal. Selain itu, juga ada beberapa civitas yang membubuhkan tanda tangan pada selembar petisi.

Petisi ini menegaskan bahwasanya yang membubuhkan tanda tangan menolak arogansi dan memberikan dukungan moral terhadap dua aktifis yang ditahan.

Selepas beberapa saat, sejumlah mahasiswa meminta tanda tangan DPRD Kota Tegal untuk mendukung moral aktifis yang ditahan. Wakil Ketua DPRD, Anshori Faqih menemui para pendemo ini. "Terkait dengan petisi, saya hanya bisa menyampaikan, karena setiap orang mempunyai hak masing masing," jelas Anshori. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved