JAMAAH HAJI 2014
710 Jamaah Haji Kendal Mulai Tiba di Pendapa Kabupaten
710 Jamaah Haji Kendal Mulai Tiba di Pendapa Kabupaten, Sabtu 18 Okober 2014 malam.
Penulis: ponco wiyono | Editor: iswidodo
Laporan wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kendal mulai kedatangan 710 jamaah haji Kabupaten Kendal yang terbagi empat kloter, 21, 22, 29 dan 30 dari asrama haji Donohudan Solo secara bertahap.
Kloter 21 dan 22 merupakan yang pertama tiba di Kendal, Sabtu (18/10) kemarin. Kedua kloter tersebut tiba pada waktu berbeda, yakni, kloter 21 yang terdiri dari empat bus tiba di Kendal pukul 15.00. Sedangkan kloter 22 terbagi menjadi sembilan bus, dan tiba pukul 20.00.
Kehadiran para jamaah haji Kendal di Pendapa Pemkab kemarin disambut keluarga masing-masing jamaah haji dengan suasana haru bahagia. Beberapa dari mereka menyambutnya dengan isak tangis.
“Pada kloter 21 ada empat bus jamaah haji. Menurut rencana awal, saat tiba di Kendal, tiga bus berhenti di Kaliwungu dan satu bus di Pendapa. Setelah ada perubahan, dari empat bus itu, dua bus langsung menuju halaman masjid Al Muttaqin Kaliwungu. Sedangkan dua bus ke Pendapa. Untuk kloter 22 terdiri dari sembilan bus tiba di Kendal pukul 20.00 WIB. Dari sembilan bus itu, tiga bus menuju ke kediaman Mbah Dimyati Kaliwungu dan enam bus langsung ke Pendapa,” kata Panitia Penyelenggara Haji Kendal, Muslichan saat menyambut kedatangan jamaah haji Kendal, Sabtu (18/10) sore.
Muslichan menjelaskan, selain kedatangan kloter 21 dan 22. Selanjutnya, pihaknya juga akan kedatangan lagi dua kloter berikutnya, yakni, 29 dan 30 pada tanggal 21 Oktober 2014. Dia menyebutkan, tahun 2014 ini Kendal telah memberangkatkan sebanyak 713 calon jamaah haji (Calhaj) yang terbagi menjadi empat kloter. Yakni, kloter 21 sebanyak 143 orang, kloter 22 (370), kloter 29 (116), kloter 30 (84).
Akan tetapi, dari jumlah sebanyak itu, tiga diantaranya meninggal dunia di Tanah Suci. Mereka adalah, Rukhin warga Merbuh Kecamatan Singorojo (kloter 22), Mardiono warga Sukodadi, Kecamatan Kangkung (kloter 22) dan Kisworo warga Desa Damarsari, Kecamatan Cepiring (kloter 30). (*)