Breaking News:

PENIPUAN

Jakfar Mengaku Anggota KPK untuk Memeras Lembaga Pendidikan

Jakfar Mengaku Anggota KPK untuk Memeras Lembaga Pendidikan. Seolah-olah sekolah itu salah kelola dana BSM

Penulis: puthut dwi putranto | Editor: iswidodo

Laporan Tribun Jateng, Puthut Dwi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN-  Lagi-lagi ada orang yang nyaru seperti anggota KPK untuk melakukan penipuan atau pemerasan. Aksi konyol ini dilakukan oleh Muh Jafar (50) yang mengelabuhi sejumlah lembaga pendidikan di Kabupaten Semarang.

Pelaku diketahui telah melakukan aksi pemerasan di Ponpes Mahirul Hikam Assalafi, Kecamatan Susukan dan Ponpes modern Bina Insani, Kecamatan Susukan.

Jafar mengaku di hadapan para korban sebagai LSM Badan Peneliti Aset Negara Aliansi Indonesia yang bekerja sama dengan KPK.

Jafar mendatangi beberapa sekolah yang mendapatkan dana Bantuan Siswa Miskin (BSM). Data ini, jelas Jafar, dia peroleh dengan mendownload di website Kementrian Pendidikan.

"Saya dapat data BSM dari internet. Kemudian saya datangi sekolah itu. Saya memilih sekolah yang berada di pelosok karena biasanya mereka mudah dibodohi," ujar Jafar di Mapolres Semarang, Ungaran, Selasa (21/10).

Saat itu Jafar dengan didampingi kedua temannya asal Ungaran yakni Ana dan Aziz mendatangi Kepala Sekolah Ponpes Mahirul Hikam Assalafi, Ahmad Hasuna (52).

Di depan Kepala Sekolah ini, Jafar berpura-pura telah menemukan adanya indikasi penyimpangan dana BSM dengan menunjukkan barang bukti berupa surat pernyataan siswa palsu.

"Setelah saya yakinkan terus menerus akhirnya dia ketakutan dan memberi saya uang Rp 150 ribu," ungkap Jafar.

Karena belum puas, Jafar mengajak kedua temannya yang mengendarai mobil Yaris warna putih nopol B 1000 VN untulk meluncur ke SMA Bina Insani di kawasan Kecamatan Susukan. Di sana Jafar juga melancarkan aksinya dengan modus yang serupa.

Namun sial, Kepala Sekolah dan beberapa warga sekitar yang tidak percaya begitu saja akhirnya meringkus Jafar dan diserahkan ke pihak Kepolisian setempat. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved