musim pancaroba
Lima Titik Rawan Longsor Jadi Perhatian PT KAI Daop 5 Purwokerto
Lima Titik Rawan Longsor Jadi Perhatian PT KAI Daop 5 Purwokerto dengan menempatkan petugas siaga 24 jam.
Penulis: fajar eko nugroho | Editor: iswidodo
Laporan Tribun Jateng, Fajar Eko Nugroho
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO- Musim penghujan mulai turun di wilayah Jawa Tengah bagian selatan. Maka dari itu, pihak PT KAI Daop 5 wilayah Purwokerto memberikan perhatian ekstra pada lima titik jalur Kereta Api (KA) yang rawan longsor.
"Kelima titik rawan longsor ini berada di tiga titik di jalur perlintasan antara Notog - Kebasen, di daerah Kaliwangi, Kabupaten Banyumas di km 359+600 sampai dengan 361+300. Kemudian, satu titik berada pada jalur Wonosari- Kutowinangun, Kabupaten Kebumen di km 449+300 sampai dengan 900 dan satu titik lainnya pada jalur antara Prupuk- Linggapura di km 304+300 sampai dengan 400, Kabupaten Brebes," ujar Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Surono, Kamis (23/10).
Dia menjelaskan, Kelima titik rawan longsor tersebut yakni, empat titik merupakan tebing yang berada di sisi jalur KA. Seperti di daerah Notog dan Wonosari.
Sedangkan satu titik adalah tubuh jalur KA yang rawan longsor karena kondisi tanah yang labil berada antara Prupuk- Linggapura.
"Untuk menghindari terjadinya kecelakaan, PT KAI Daop 5 menempatkan petugas penjaga yang mengawasi lokasi tersebut. Mereka akan menjaga lokasi tersebut selama 24 jam penuh dalam tiga shift," jelas dia.
Surono menambahkan, jika terjadi longsoran para petugas penjaga ini akan segera melaporkan kepada Pusat Kendali Operasi KA Daop 5 di Purwokerto. Sehingga bisa segera diambil langkah- langkah untuk menhindari kecelakaan. (*)