Rabu, 10 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Jenderal Gatot Bantah Pernyataan Menteri Pertahanan

KSAD membantah telah mencopot Pangdam Bukit Barisan terkait bentrok TNI AD dan Brimob Polri di Batam beberapa waktu lalu.

Tayang:
Editor: malvyandie

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Gatot Nurmantyo membantah bahwa Panglima Kodam Bukit Barisan Mayjen Winston Simanjutak dicopot dari jabatannya karena peristiwa bentrok TNI dan Polri di Mako Brimob Kepulauan Riau, yang terjadi pekan lalu.  Menurut Gatot, pencopotan Pangdam merupakan bentrol yang terjadi sebelumnya, pada 21 September.

"Siapa yang bilang? Itu yang lalu, pada saat kejadian pada tanggal 21 September. Pangdamnya dimutasi, Danremnya dimutasi, begitu," kata Gatot di Istana Bogor, Jumat (28/11/2014).

Menurut Gatot, TNI AD masih melakukan investigasi sehingga tak bisa semudah itu melakukan pergantian pucuk pimpinan wilayah. Pemecatan di level prajurit, kata Gatot, juga harus melalui proses hukum yang ada. "Investigasi lihat dulu dong. Latar belakangnya bagaimana, baru kita ambil keputusan," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Gatot Nurmantyo mencopot jabatan Pangdam I/Bukit Barisan Mayor Jenderal Winston Simanjuntak dan Dandim 0316 Batam Letkol Inf Josep Tarada Sidabutar. Keduanya dicopot karena bentrok antara TNI dan Polri di Mako Brimob Kepulauan Riau beberapa waktu lalu hingga menewaskan seorang personel TNI.

"Di posisi tentara sudah ada. Komda I, panglimanya sudah diganti. Dandim juga diganti," ujar Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu seusai pertemuan Panglima Kodam di Istana Bogor, Jumat (28/11/2014).

Pada 19 November lalu, terjadi aksi penembakan di Mako Brimob Polda Kepri, Tembesi, Batam. Bentrok ini mengakibatkan satu orang anggota TNI tewas tertembak.Peristiwa ini diperkirakan terjadi akibat ketidakpuasan dari kasus penyelesaian bentrok TNI dan Polri tanggal 21 September lalu. Saat itu, Polri menggerebek sebuah pos tempat penimbunan BBM yang ternyata melibatkan anggota TNI hingga akhirnya kedua kubu bentrok.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved