Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Harga BBM Naik

Mahasiswa UPS Tegal Bentangkan Spanduk Tolak Kenaikan Harga BBM

Mahasiswa UPS Tegal Bentangkan Spanduk Tolak Kenaikan Harga BBM, Rabu (3/12/2014) siang.

Penulis: fajar eko nugroho | Editor: iswidodo
Mahasiswa UPS Tegal Bentangkan Spanduk Tolak Kenaikan Harga BBM - bem_ups_tegal_demo_tolak_kenaikan_harga_bbm_3_desember.jpg
tribunjateng/fajar eko nugroho
Sejumlah mahasiswa Universitas Panca Sakti (UPS) Tegal berdemo di jalan Pantura Tegal tolak kenaikan harga BBM, Rabu 3 Desember 2014
Mahasiswa UPS Tegal Bentangkan Spanduk Tolak Kenaikan Harga BBM - mahasiswa_tegal_tolak_kenaikan_harga_bbm.jpg
tribunjateng/fajar eko nugroho
Sejumlah mahasiswa Universitas Panca Sakti (UPS) Tegal berdemo di jalan Pantura Tegal tolak kenaikan harga BBM, Rabu 3 Desember 2014
Mahasiswa UPS Tegal Bentangkan Spanduk Tolak Kenaikan Harga BBM - mahasiswa_ups_tegal_bagikan_brosur_ke_sopir.jpg
tribunjateng/fajar eko nugroho
Sejumlah mahasiswa Universitas Panca Sakti (UPS) Tegal berdemo di jalan Pantura Tegal tolak kenaikan harga BBM, Rabu 3 Desember 2014

Laporan Tribun Jateng, Fajar Eko Nugroho

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Esekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Panca Sakti (UPS) Tegal melakukan aksi demo penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi. Mereka bentangkan spanduk di sepanjang Jalan Pantura Yos Sudarso Kota Tegal, Rabu (3/12/2014) siang.

Meraka melakukan aksi dengan pembentangan spanduk putih berukuran 4x2 meter yang bertuliskan BEM UPS Tegal turut prihatin atas kebijakan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kala yang menaikkan harga BBM bersubsidi.

Koordinator aksi BEM UPS Tegal, Adi Arsyadani mengatakan, kenaikan harga BBM bersubsidi menambah penderitaan rakyat Indonesia. Apalagi pemerintah telah menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL).

"Kabarnya juga nanti per Januari 2015 subsidi kereta api ekonomi akan dicabut, ini jelas semakin pemperlihatkan kebijakan pemerintah memberikan subsidi kepada rakyat kecil tak terlihat lagi," ujar Adi Arsyadani disela-sela demo, Rabu (3/12/2014).

Dalam orasinya terlihat kemarahan mahasiswa atas kebijakan Jokowi-JK yang belum genap dua bulan memimpin Indonesia telah menaikkan harga BBM bersubsidi dan menaikan TDL. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved