Pasar Bulu Semarang
Pedagang Harus Masuk Pasar Bulu Sebelum 15 Januari 2015
Pedagang Harus Masuk Pasar Bulu Sebelum 15 Januari 2015. Kini baru sekitar 30 persen pedagang pindah ke Pasar Bulu.
Penulis: adi prianggoro | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, A Prianggoro
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pasca diresmikan Menteri Perdagangan RI Rachmat Gobel, Pasar Bulu kini sudah mulai beroperasi. Meski demikian, Dinas Pasar Kota Semarang memberikan kesempatan kepada pedagang untuk menata dagangannya hingga 15 Januari 2015.
"Silahkan masyarakat kalau mau datang dan berbelanja. Tetapi baru sekitar 30 persen pedagang yang sudah pindah ke bangunan yang baru," kata Kepala Dinas Pasar Kota Semarang, Trijoto, Rabu (31/12/2014).
Trijoto menambahkan, pedagang yang masih menempati di pasar darurat di Jalan Cokroaminoto diharapkan cepat memasuki lapaknya. Pada tanggal 15 Januari 2015, menurut Trijoto, akan dilakukan pembongkaran lapak-lapak di pasar darurat tersebut.
"Masih ada beberapa fasilitas yang akan ditambahi di bangunan baru pada tahun mendatang. Di antaranya pemasangan lift, pembangunan mushala, dan pemasangan tegel di lantai III. Kami juga akan membuat tangga tambahan untuk akses menuju lantai satu yang terletak di bagian belakang gedung pasar," jelasnya.
Trijoto mengungkapkan, penambahan fasilitas di bangunan baru Pasar Bulu pada tahun 2015 dianggarkan Rp 7 miliar. Dinas Pasar juga menganggarkan dana sebesar Rp 1 miliar untuk Pasar Bulu lama yang letaknya di belakang bangunan baru. "Rp 1 miliar itu untuk pembuatan shelter dan taman," ungkapnya. (*)