Kapal Oryong Korsel Tenggelam
Tiba Di Tegal, Korban Kapal Oryong Korsel Disambut Tangis Haru
Tiba Di Tegal, Korban Kapal Oryong Korsel Disambut Tangis Haru (9/1/2015)
Penulis: fajar eko nugroho | Editor: iswidodo
Laporan Tribun Jateng, Fajar Eko Nugroho
TRIBUNJATENG.COM, TEGAL- Mobil ambulans jenazah dari Jakarta tiba di Desa Gumayun Timur RT 18 / RW 6 Kecamatan Dukuh Waru Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Jumat (9/1/2015) sore. Kedatangan Warno (37) jenazah ABK Kapal Oryong 501, itu disambut tangis haru oleh keluarganya.
Saat sampai di rumah duka, jenazah yang berada di dalam peti langsung disambut tangis keluarga. Bahkan, Istri korban, Titin Arlina (32) pingsan saat melihat peti yang didalamnya terdapat jenazah suaminya itu. Setelah sadar, ia terus menangis di dekat peti.
"Alhamdulilah, mas ini sudah sampai rumah kita," ujar Titin Arlina sembari mengurai air mata yang terus bercucuran.
Selain istri korban, kedatangan jenazah juga disambut isak tangis keluarga, kerabat dan rekan-rekan korban lainya. jenazah Warno langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat.
Rombongan mobil ambulance yang membawa jenazah Warno tiba di rumah duka sekitar pukul 15.30.
Usai serah terima jenazah, keluarga, tetangga korban, Bupati Tegal Ki Enthus Susmono dan perwakilan Kemenlu menggelar shalat jenazah dan berdoa, sebagai penghormatan terakhir kepada korban di mushila Al Ikhlas.
Titin mengaku sangat bersyukur dengan kedatangan jenazah suaminya di rumah. Sebab, ia ingin melihat Warno orang yang dikasihinya itu untuk terakhir kalinya sebelum dimakamkan.
"Saya sudah ikhlas, keinginan saya untuk melihat dan memakamkan jenazah suami saya disini juga sudah terpenuhi," ujar dia.
Diwaktu yang hampir bersamaan, Jenazah Warno tiba di rumah duka bersama jenazah keponakanya Nur Kolis, tiga rekanya Mujahidin, Harjono dan Mukhamad Idris. Jenazah keempat korban itu semua warga Kabupaten Tegal.
Ke empat korban itu sebelumnya bekerja di kapal penangkap ikan milik sebuah perusahaan di Korea Selatan, namun dalam pelayaranya mengalami kecelakaan dan karam di Laut Bering, Rusia pada Senin (1/12/2014) lalu, kemudian akhirnya tenggelam.
Bupati Tegal Ki Enthus Susmono mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal pada kecelakaan kapal laut beberapa waktu lalu. “Saya atas nama pribadi dan Pemkab turut berduka sedalam-dalamnya, semoga amal ibadah almarhum diterima Allah SWT," ujar dia. (*)