Siapa Coba Lengserkan Jokowi akan Berhadapan dengan Rakyat
Siapa Coba Lengserkan Jokowi akan Berhadapan dengan Rakyat
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA- Oknum partai yang menyatakan saatnya melengserkan Jokowi, hanya karena kecewa sebab tidak dapat jabatan, seharusnya tidak usah menyerang Jokowi. Ikuti saja perintah dan garis kebijakan partai di mana dia menjadi anggota DPR.
"Siapa yang coba-coba lengserkan Jokowi akan berhadapan dengan rakyat. Mimpi siang bolong kalau bilang lengserkan Jokowi," tegas Sihol Manullang (Ketua Umum BaraJP) dan Muhammad Yamin (Ketua Umum Seknas Jokowi), di Jakarta Kamis (29/1) sebagaimana rilis kepada Tribun Jateng.
"Ada oknum partai yang hendak membenturkan rakyat pendukung Jokowi dengan partai. Padahal, pendukung Jokowi itu lintas partai, ada di semua golongan. Membenturkan Jokowi dengan partai, bisa fatal, rakyat kehilangan simpati," kata Sihol, pendiri Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP) yang lahir 15 Juni 2013.
Muhammad Yamin mengatakan, akan lebih bijak memberi masukan ketimbang mengancam atau secara tidak langsung menginspirasi pihak lain untuk melengserkan Jokowi. "Enggak usahlah pake serang Jokowi, mending kasi masukan," ujar Yamin, pendiri Sekretariat Nasional (Seknas Jokowi).
Bersamaan dengan itu, Yamin mengatakan, semua anggota kabinet, jangan menjauhkan Jokowi dengan rakyat melalui kebijakan yang tidak pro rakyat. "Penyertaan modal pemerintah ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perlu dikaji ulang, karena rencana bisnis mereka asal jadi," ujarnya.
Seperti diketahui, Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Effendi Simbolon melontarkan berbagai kritikan terhadap pemerintahan Jokowi-JK yang telah berjalan 100 hari.
Bahkan menurutnya, ini saat yang tepat bagi siapapun yang berniat menjatuhan pemerintahan Jokowi-JK. Sebab, ia menilai pemerintahan Jokowi-JK memiliki banyak celah untuk dimakzulkan oleh lawannya. (*)