Tribun Community

Ini Manfaat Bergabung Dengan Komunitas Ungaran Fotografi

Ini Manfaat Bergabung Dengan Komunitas Ungaran Fotografi

Ini Manfaat Bergabung Dengan Komunitas Ungaran Fotografi
tribunjateng/m alfi mahsun/ist
Para anggota Komunitas Ungaran Fotografi (UFO) berfoto di halaman depan Resto Kebon Raja Ungaran Kabupaten Semarang. Pada Minggu (15/2/2015) mereka merayakan hari jadi komunitas yang pertama. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN- Berawal dari hobi, dua anggota UFO mendapatkan penghasilan tambahan dari fotografi. Pengetahuan dan keterampilan mereka semakin terasah sejak bergabung di Komunitas Ungaran Fotografi (UFO).

Sebuah kamera false color merek Canon berlensa panjang dibidikkan Rolan D' Bosch dari balkon Resto Kebon Raja Ungaran. Pria yang identik berkepala plontos dan bertopi itu sedang mengambil angel model yang juga menjadi fokus bidikan fotografer lain. Mencari angel berbeda dari fotografer lain menjadi cara anggota Komunitas Ungaran Fotografi (UFO) tersebut menampilkan foto bagus.

Rolan memang baru empat tahun menggeluti hobi fotografi. Namun, kesukaannya membidikkan kamera kini menjadi ladang pekerjaan sampingan, selain kesibukan bekerja sebagai agen asuransi. "Awalnya, hanya ingin memanfaatkan waktu luang di sela bekerja. Setelah mengerti cara memegang kamera dan mengambil angel, dua tahun lalu teman menawari untuk membantu pengambilan foto preweding. Akhirnya, jadi pekerjaan sampingan sampai sekarang," cerita pria kelahiran Semarang, 22 Agustus 1970, itu.

Satu tahun terakhir, bapak dua anak itu aktif di UFO. Bersama Agung dan beberapa teman lain, dia menggagas berdirinya komunitas yang diawali dari grup Facebook tersebut. UFO tak hanya mewadahi penghobi fotografi di Ungaran, tetapi juga membekali anggota dengan berbagai pengetahuan fotografi. Tak heran, mereka sering menggelar workshop dan hunting foto bersama sebagai ajang mempraktikkan ilmu yang didapat saat workshop.

Asyik menggeluti fotografi memang tidak menggangu pekerjaannya. Rolan juga berprestasi dari membidikkan dua kamera Canon favoritnya. Gelar juara umum fotografi di Salatiga tahun 2014 yang diadakan fotografi.net berhasail diraih Rolan lewat foto human interest mengenai lalu lintas di Salatiga. Foto tersebut didapat saat hunting bersam anggota UFO.

"Sepertinya, kegemaran di dunia fotografi juga menular ke anak pertama saya yang masih sekolah kelas IX di SMP Dominico Savio Semarang. Saya yang selalu bawa foto saat jalan-jalan selalu minta dia untuk memotret. Hasilnya saya diskusikan, kadang saya ajari ambil angel yang bagus," kata Rolan.
Dari keisengan mengajari anak itu ternyata juga berbuah hasil. Di sekolah, sang buah hati mampu meraih juara lomba foto untuk majalah sekolah.

Manfaat bergabung di Komunitas UFO juga dirasakan Danar Iswoyo. Pria yang mengenal fotografi sejak 2005 itu memanfaatkan fotografi untuk mendokumentasikan masakan hasil olahannya dalam gambar yang menarik. Hingga akhirnya, dia mendapat job food photography dari beberapa restauran dan hotel.

"Kalau sekarang, banyak yang foto makanan lalu diunggah ke jejaring sosial, dulu saya foto makanan untuk mendapat inspirasi. Lalu, berlanjut jadi pekerjaan sampingan," ujar pria kelahiran 4 Mei 1983 ini.
Pria yang saat ini bekerja sebagai chef di Cafe Pasta Factory Tembalang itu mulai tertarik mengembangkan hobi. Danar tak ingin hanya jago dalam urusan memfoto makanan. "Setelah bergabung di UFO, keterampilan saya berkembang. Sekarang bisa belajar memotret lansekap, human interest, juga foto studio," kata Danar.

Berbekal kamera DSLR merek Nikon, Danar mengikuti kegiatan hunting bersama anggota UFO. "Dari dulu memang saya pakai Nikon. Beberapa kali ganti kamera DSLR, saya tetap pilih Nikon. Bagi saya, pegangannya enak dan sudah terbiasa," ujarnya. (tribunjateng/muhamad alfi m)

Penulis: m alfi mahsun
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved