Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Endang Heran 3 Kota di Jateng Belum Salurkan Raskin

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendesak empat kabupaten/kota segera menyalurkan beras untuk masyarakat miskin (raskin) 2015

Penulis: raka f pujangga | Editor: rustam aji

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendesak empat kabupaten/kota segera menyalurkan beras untuk masyarakat miskin (raskin) 2015. Hingga 2 Maret 2015, hanya empat kabupaten/kota yang belum menyalurkannya, yakni Kota Pekalongan, Kota Tegal, Kota Salatiga, dan Kabupaten Magelang.

Kabag Perindag UMKM, Biro Perekonomian Setda Jateng, Endang Susilowati, mendesak empat daerah itu segera menyalurkan raskin karena di daerah lainnya telah tersalurkan. " Ini sudah masuk bulan Maret, dan kami meminta untuk empat kabupaten itu segera menyalurkannya," kata dia dalam sosialisasi Raskin 2015 di Ruang Amarta, Pemkot Pekalongan, Senin (2/3/2015).

Endang menambahkan, untuk mempercepat proses penyaluran. Sekda Jateng Sri Puryono telah mengirimkan surat edaran penyaluran raski. " Itu bisa dijadikan dasar hukum penyaluran. Karena alasan dari empat kabupaten/kota itu, belum ada sosialisasi, dan menunggu juknis," ujarnya.

Endang mengaku heran, dari empat kabupaten/kota, tiga di antaranya merupakan kota. "Seharusnya kalau kota itu umumnya penyalurannya bisa lebih cepat,” katanya.

Dia menegaskan, keempat daerah itu bisa menyalurkan raskin Januari-Februari pada Maret 2015. "Jadi bulan ini mereka harus menyalurkannya dua bulan sekaligus. Tidak hanya Pekalongan, tiga kabupaten/kota lainnya juga," kata dia.

Sedangkan raskin bulan Maret-April , diharapkan dapat tersalurkan pada akhir Maret 2015. "Penyaluran raskin ini bisa menstabilkan harga beras yang melonjak tinggi. Kenaikan harga yang terjadi akibat belum musim, bisa terkendali," jelas Endang.

Kepala Perum Bulog Subdivre Wilayah VI Pekalongan, Iwan Nurwansyah , mengatakan rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTS-PM) Raskin 2015 tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. "Data kami untuk raskin 2015, ada sebanyak 8261 RTS-PM. Alokasi 12 kali, atau sebulan sekali sebanyak 15 kg per bulan per RTS-PM," ungkapnya.

Dari jumlah itu, kata dia, nilai pagu anggaran untuk raskin Rp 198.264.000 per bulan. "Saat ini stok di Gudang Bulog Bondan Sari 6.120 ton beras pengadaan 2014. Jadi masih bisa untuk 4-9 bulan," tandasnya.

Iwan mengimbau masyarakat ikut serta mengawasi penyaluran raskin. "Ketika raskin sampai ke titik distribusi untuk dicek, mulai dari karungnya, isi kualitas berasnya, dan timbangan. Segera laporkan jika ada yang mencurigakan," ujar dia.

Kabag Perekonomian Setda Kota Pekalongan, Setyo Susilo, beralasan, belum berjalannya penyaluran raskin 2015 di Kota Pekalongan karena menunggu sosialisasi dari Pemprov Jateng. Namun, lanjut dia, surat dari Sekda Jateng untuk segera melaksanakan penyaluran raskin juga bisa sebagai dasarnya. "Dalam waktu pekan ini, rencananya kami akan mendistribusikan raskin kepada penerima manfaat," jelas dia.

Pihaknya mengaku, surat perintah alokasi raskin di sejumlah kelurahan sudah dikeluarkan. Jumlahnya 246 ton raskin untuk periode Januari-Februari. "Hari ini sosialisasi, dan dalam waktu dekat akan kami salurkan raskin. Paling lama minggu pertama ini," tegasnya. (raf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved