Kamis, 30 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berantas Pungli di Jateng

Dugaan Pungli, Dishubkominfo Kota Semarang Kembalikan Rokok ke Jukir

Dugaan Pungli, Dishubkominfo Kota Semarang Kembalikan Rokok ke Jukir

Tayang:
Penulis: Daniel Ari Purnomo | Editor: iswidodo
tribunjateng/daniel ari purnama
DISHUBKOMINFO Kota Semarang gelar operasi penertiban angkutan umum. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Masalah dugaan pungli petugas Dishubkominfo Kota Semarang yang menerima rokok dan uang dari juru parkir terus berlanjut. Warga melaporkan bahwa dirinya melihat aksi juru parkir menyerahkan rokok kepada petugas Dishub.

Mendengar laporan itu, Kasi Wasdal Parkir Dishubkominfo Kota Semarang segera melacak dan menyelidiki siapa oknum Dishub yang menerima rokok tersebut. Upaya itu dilakukan dalam rangka penegakan hukum dan disiplin internal yang diterapkannya. Setelah dilakukan penyelidikan internal ternyata benar ada oknum PNS Dishub yang mengaku menerima rokok tersebut. Namun kejadian yang dilaporkan oleh warga, berbeda dengan pengakuan oknum Dishub itu.

Kasi Wasdal Parkir Dishubkominfo Kota Semarang, Danang Kurniawan, melalui pesan singkat Blackberry Messenger menyampaikan ada anggotanya yang mengaku menerima pemberian rokok dari juru parkir.

"Ada mas (petugas yang mengaku--Red), tidak ada yang minta uang. Bulan Januari mereka penataan parkir dan diberi rokok. Selain itu tidak ada lagi. Hanya sekali saja," ujarnya.

"Pengaduan kemarin tidak sesuai fakta karena kejadian sudah lama dan hanya sekali. Mereka sudah mengakui kesalahannya. Saya siapkan rokoknya, nanti biar mereka kembalikan Mas," tulis Danang kepada Tribun Jateng, Jumat (6/3).

Di sisi lain, seorang juru parkir mengatakan rutin memberi rokok maupun uang secara terpaksa kepada oknum petugas Dishub. Tak hanya dia, seorang penjual makan dan minum bermobil yang biasa berada di kawasan kantor Dinas Kesehatan Kota Semarang (Jalan Pandanaran) itu pun juga melihat. Mereka memberi keterangan serupa, lengkap dengan hari dan tanggal kejadiannya, yakni Kamis (26/2) lalu.

"Saya hanya ingin kerja secara tenang, tidak ingin didatangi pihak Dishub lagi masalah pungli kemarin. Jujur saja, saya malah tidak tenang," ujar seorang jukir (juru parkir) di kantor Dinas Kesehatan Kota Semarang, Jumat (6/3).

Saat Tribun Jateng mengonfirmasi kembali, keterangan juru parkir tersebut sudah berbeda. Ia mengatakan terakhir kali memberi 'seserahan' kepada petugas Dishub sudah dua bulan lalu, tepatnya bulan Januari.

"Iya, saya mengatakan rutin, terakhir saya memberi adalah tanggal 20 Januari kemarin. Saya hanya ingin kembali bekerja tanpa masalah mas, itu saja," urainya singkat.

Sedangkan warga pelapor dugaan pungli, Sukran masih tetap mempertahankan pernyataannya. Warga Pamularsih itu tetap menegaskan telah melihat adanya dugaan pungli oknum petugas Dishub kepada juru parkir di area kantor Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang, Kamis (26/2) lalu.

"Sayang sekali saya tidak memiliki bukti rekamannya. Suatu saat apabila saya melihat tindakan seperti itu lagi akan saya rekam dan segera saya laporkan," ujarnya kepada Tribun Jateng melalui sambungan telepon. (tribunjateng/daniel).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved