Calon Kapolri
DPR Minta Penjelasan Pemerintah soal Badrodin Haiti, Maruarar: Ya Wajar!
Ketua DPP PDI Perjuangan Maruarar Sirait menilai wajar jika DPR meminta pemerintah memberi penjelasan terkait pencalonan Badrodin Haiti
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Maruarar Sirait menilai wajar jika DPR meminta pemerintah memberi penjelasan terkait pencalonan Wakil Kepala Polri Komjen Badrodin Haiti sebagai pengisi posisi Kapolri.
"Kita minta penjelasan saja. Teman-teman di DPR minta penjelasan, saya kira wajar," kata Maruarar di Jakarta, Minggu (29/3/2015).
Presiden Joko Widodo telah menyerahkan surat pengajuan Badrodin sebagai calon Kapolri ke DPR. Namun, sejumlah anggota DPR menilai pemerintah harus menjelaskan secara terang alasannya pengajuan tersebut. "Saya rasa pemerintah akan beri penjelasan yang tepat," kata Maruarar.
Maruarar mengatakan, DPR akan melakukan check and balance atas pengajuan Badrodin sebagai Kapolri. Ia kembali menegaskan bahwa lumrah jika DPR mempertanyakan suatu hal terkait kebijakan negara.
"Kita juga tidak menginginkan DPR hanya jadi cap dan stempel ya. Mengingatkan boleh dan juga beri solusi. Saya rasa ini check and balance yang baik saja selama dengan itikad baik," kata dia.
Jokowi sebelumnya memutuskan mengusulkan calon baru kepala Polri, yakni Badrodin, yang kini menjabat Wakil Kepala Polri. Presiden mengatakan, pencalonan Budi Gunawan sebagai kepala Polri telah menimbulkan perbedaan pendapat di masyarakat.
Saat itu, Badrodin ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Belakangan, hakim Sarpin Rizaldi memutuskan penetapan tersangka tersebut tidak sah. Kasus Budi kemudian dilimpahkan ke kejaksaan. Presiden merasa perlu menciptakan ketenangan dan memenuhi kebutuhan Polri terkait kepemimpinan definitif sehingga menunjuk Badrodin sebagai calon kepala Polri.(*)