Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Dinilai Berprestasi Membina Atlet, Prabowo Subianto Terima KONI Award

Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Prabowo Subianto yang terpilih sebagai salah satu pembina olahraga terbaik KONI Award

Editor: rustam aji
KOMPAS.com/RAMDHAN TRIYADI BEMPAH
Prabowo Subianto saat memberikan sambutan dalam acara Silaturahim Pencak Sunda dengan Silek Minang, di kediamannya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa (10/3/2015). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Prabowo Subianto yang terpilih sebagai salah satu pembina olahraga terbaik menerima Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Award di Jakarta, Senin (30/3/2015) malam.

Prabowo yang juga Presiden Persatuan Pencak Silat Antarbangsa itu menerima penghargaan yang diserahkan oleh Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman, sehubungan prestasinya dalam membina dan mencetak atlet berprestasi internasional.

"Kami senang menerima penghargaan ini, dan kami akan terus berjuang untuk mengangkat nama bangsa dan negara Indonesia serta mendukung penuh KONI dalam menjaga kehormatan bangsa ini, khususnya lewat olahraga silat," kata Prabowo Subianto usai menerima penghargaan tersebut.

Selain Ketua Umum IPSI, KONI juga menyerahkan penghargaan kepada Ketua Umum PB Wushu Indonesia (WI) Supandi Kusuma yang telah mengharumkan cabang wushu di kancah internasional..

Selain kedua pembina olahraga tersebut, delapan atlet juga menerima penghargaan dari KONI.

Delapan atlet itu adalah Wewey Rita, Ida Ayu Putu Candra, Ni Kadek Ratna Dewi, Luh Putu Eka Pertiwi, Awaludin Nur untuk cabang olahraga pencak silat, dan Aqsa Sutan Aswar dari cabang Jetski, dan Hengky Lasut dari Bridge.

Penerima penghargaan KONI untuk kategori atlet veteran adalah Rudi Hartono dari cabang olahraga bulu tangkis dan Elyas Pical dari cabang tinju, yang keduanya pernah menjadi juara dunia.

Sementara itu dalam pidatonya, Tono Suratman mengatakan bahwa KONI harus bekerja keras menyongsong hingga empat tahun depan yang sarat dengan kompetisi internasional.

"Empat tahun ke depan ada SEA Games, PON, olimpiade, PON Remaja, dan menjadi tuan rumah Asian Games 2018, kami harus kerja keras," katanya. (*)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved