Olga Meninggal Dunia
Ini Klarifikasi Tokopedia Terkait Iklan Video Wasiat Olga Syahputra
Ini Klarifikasi Tokopedia Terkait Iklan Video Wasiat Olga Syahputra
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini Suciatiningrum
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Iklan terkait meninggalnya Olga Syahputra di Facebook beberapa waktu lalu sempat membuat salah satu e-commerce yakni Tokopedia.com geram.
Pasalnya, Iklan tersebut merupakan iklan dengan metode clickbait, dengan headline kontroversial yang mengklaim tentang video rahasia pesan wasiat terakhir Olga Syahputra menjelang ajalnya, yang mengarahkan pengunjung yang tidak sadar menuju ke sebuah halaman yang berisi ajakan untuk menggunakan aplikasi Tokopedia agar dapat melihat video rahasia tersebut.
CEO Tokopedia.com William Tanuwijaya mengungkapkan pihaknya terkejut tentang konten iklan di Facebook yang mencatut nama Tokopedia, dengan isi yang sangat tidak bertanggung-jawab terhadap berita duka yang baru saja dialami Indonesia atas meninggalnya aktor dan komedian Indonesia, Olga Syahputra.
"URL tersebut sudah tidak dapat diakses, dan hanya menampilkan halaman 403 Forbidden Error. Sejak awal tidak ada app yang benar-benar bisa didownload, tidak ada video yang dapat dilihat, yang ada hanyalah sebuah pesan error," terangnya dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Jateng, Kamis (02/4).
Dia megatakan Iklan kontroversi tersebut telah mendapatkan 11.373 like dan 748 komentar, dimana mayoritas komentar berisi reaksi amarah atas materi konten yang sangat tidak sensitif tersebut.
Wiliam menegaskan Tokopedia tidak pernah mempublikasikan iklan tersebut. Hal tersebut merupakan tindakan pencemaran nama baik akan brand Tokopedia,
"Kami akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menghentikan tindakan ini, dan mengidentifikasi pihak yang bertanggungjawab atas kejadian ini," tegasnya.
Selain itu, pihaknya telah menghubungi Facebook dan meminta bantuan untuk menelusuri pihak yang bertanggung jawab atas kejadian ini. Karena iklan ini telah melakukan pelanggaran berat terhadap hak cipta, penggunaan nama brand tanpa seizin, dan terlebih pencemaran nama baik Tokopedia secara sengaja.
"Kami sadari hal ini dirancang dan dilakukan dengan niatan penuh untuk pencemaran nama baik brand Tokopedia. Sifat postingan, cara eksekusi, biaya yang dikeluarkan, ruang waktu dari iklan ini diposting semua mengarahkan ke kesimpulan iklan ini dibuat dengan pemahaman dan kemampuan teknis yang cukup tinggi. Kami sedang mencari tahu siapa pihak di balik kejadian ini dan akan mengambil segala tindakan untuk melindungi brand kami dari serangan sepihak seperti ini," imbuhnya.
Tokopedia merasa terpukul mengetahui ada pihak yang sungguh-sungguh berniat, menghabiskan waktu, tenaga, pikiran, dan uang untuk melancarkan kampanye negatif seperti ini.
"Kami dari Tokopedia mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada rakyat Indonesia, khususnya keluarga yang ditinggalkan atas berpulangnya Olga Syahputra. Kami sangat menyesalkan kejadian tidak bertanggung jawab ini yang menggunakan nama mendiang Olga Syahputra dan brand Tokopedia," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ini-klarifikasi-tokopedia-terkait-iklan-video-wasiat-olga-syahputra.jpg)