Dampak Kenaikan Harga BBM
DPC Organda Kudus Sepakati Penyesuaian Tarif 20 Persen
DPC Organda Kudus Sepakati Penyesuaian Tarif 20 Persen
Penulis: yayan isro roziki | Editor: iswidodo
Laporan Tribun Jateng, Yayan Isro Roziki
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS- Ari Purwanto tampak asik membaca koran, di balik kemudi angkutan kota, yang disopirinya, saat menunggu penumpang, di pangkalan angkutan Komplek Menara Kudus, Jumat (3/4). Sesekali, ia menimpali gurauan yang dilempar rekannya sesama sopir angkutan.
"Sembari menunggu penumpang, baca koran, menambah wawasan," kata dia.
Disampaikan, kendati harga bahan bakar minyak (BBM) kembali naik, belum lama ini, ia masih menggunakan tarif lama. "Kami di sini tak berani menaikkan, takut penumpang tambah sepi," ujar dia.
Selama ini, Ari mengemudikan angkutan kota, dari pangkalan Komplek Menara Kudus menuju terminal wisata Bakalan Krapyak. Untuk sekali jalan, Ari dan sesama rekan sopir angkutan di sana, mematok tarif Rp 3.000.
Diakui, untuk angkutan kota trayek lainnya, sudah beramai-ramai melakukan penyesuaian tarif. "Kalau kami ikut naik, takutnya para peziarah yang selama ini menggunakan jasa kami akan lebih memilih jalan kaki," ucapnya.
Terpisah, Sekretaris DPC Organda Kudus, Mahmudun, mengatakan pihaknya terpaksa menyepakati penyesuaian tarif, usai harga BBM kembali naik, belum lama ini. "Kami terpaksa menaikkan tarif, kalau tidak kami bisa gulung tikar," kata dia.
Menurut, penyesuaian tarif yang disepakati adalah antara 15 persen - 20 persen. Namun, ditandaskannya, penyesuaian tarif yang ada tak sampai melampaui batas atas, dari ketentuan yang dipatok oleh pihak Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kudus. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/dpc-organda-kudus-sepakati-penyesuaian-tarif-20-persen_20150403_143005.jpg)