Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kekisruhan Di Pemkot Tegal

Warga Kota Tegal Tuntut Masitha Segera Selesaikan Kekisruhan

Warga Kota Tegal Tuntut Masitha Segera Selesaikan Kekisruhan di depan Balai Kota Tegal, Jumat (17/4/2015).

Penulis: fajar eko nugroho | Editor: iswidodo
tribunjateng/fajar eko nugroho
Warga Kota Tegal demo di depan Kantor Walikota mendesak Siti Masitha segera menyelesaikan kekisruhan dan ketidakharmonisannya, Jumat 17 April 2015 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Fajar Eko Nugroho

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Saat seratusan PNS Pemkot Tegal masih menduduki Pendopo Ki Gede Sebayu di Kompleks Balaikota, dalam waktu hampir bersamaan puluhan orang yang terdiri dari mahasiwa, pedagang kaki lima dan sejumlah elemen masyarakat Kota Tegal melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Tegal, Jumat (17/4/2015).

Mereka menuntut agar bisa masuk ke Balai Kota Tegal untuk beraudiensi bersama Wali Kota Siti Masitha terkait kepemimpinanya.

"Kami di sini warga Kota Tegal ingin menyampaikan aspirasi kepada Wali Kota agar menjalankan roda pemerintahan dengan baik dan benar," ujar seorang pengunjuk rasa warga Kecamatan Tegal Selatan, Sumarno‎, Jumat (17/4/2015).

Menurutnya, hasil temuan sejumlah fakta dalam jalannya birokrasi pemerintahan selama kepemimpinan Siti Masitha, tidak berjalan dengan baik.

"Selama setahun kepemimpinan Wali Kota yang sekarang ini, dia (Wali Kota) tidak pernah mengunjungi warga di kawasan Kecamatan Tegal Selatan. Padahal kan Wali Kota yang dulu-dulu sering ke sini untuk mendengarkan aspirasi warga sini," ungkapnya.

Sumarno menyebut, adanya ketidakharmonisan karena selalu berseberangan antara Wali Kota Siti Masitha dan Wakil Wali Kota Nursholeh itu menyebabkan tidak berjalannya pemerintahan yang baik.

"Kalau sampai sekarang kondisinya antara keduanya belum ada titik temu. Saya yakin pemerintahan tidak akan berjalan dengan baik," tambahnya.

Dia mengaku, mendukung langkah PNS Kota Tegal yang melakukan penolakan pemeriksaan dugaan pelanggaran disiplin yang dituduhkan Wali Kota.

"Kami dukung langkah PNS terkait penolakan pemanggilan pemeriksaan dugaan pelanggaran disiplin oleh Wali Kota," ungkapnya.

Suwarno dan warga Tegal Selatan lainya meminta Wali Kota segera menyelesaiakan persoalan yang terjadi. Baik hubungan dengan Wakilnya ataupun dengan sejumlah pihak lainya yang hingga kini masih kisruh.

Pantauan Tribun Jateng, unjukrasa yang awalnya berjalan damai sempat ada saling dorong antara Satpol PP Kota Tegal yang berjaga di depan pintu Balaikota dengan pengunjuk rasa. ‎Aksi dorong itu, lantaran pengunjuk rasa ingin masuk ke dalam Balaikota untuk menemui Wali Kota. Aksi itu berlangsung hingga sekitar pukul 15.00. Mereka tetap tidak diijinkan masuk kedalam Balaikota. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved