Wakapolda Jateng Sebut Buruh Pekalongan dan Demak Berangkat ke Jakarta
Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Musyafak menyebutkan aliansi buruh dari Jateng yang akan ke Jakarta untuk melakukan demo tidak sebanyak tahun lalu.
Penulis: fajar eko nugroho | Editor: sujarwo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Fajar Eko Nugroho
TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Musyafak menyebutkan aliansi buruh dari Jawa Tengah yang akan berangkat ke Jakarta untuk melakukan demo tidak sebanyak tahun lalu.
"Dari laporan yang kami terima, untuk jumlah buruh dari Jawa Tengah jumlahnya tidak seperti tahun 2014 lalu,"ujar Brigjen Musyafak, Kamis (30/4/2015).
Kendati demikian, untuk langkah antisipasi tetap dilakukan dengan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak seperti Forkompinda dan jajaran Kodim diseluruh wilayah di Jawa Tengah.
"Kami terus lakukan koordinasi dengan pihak-pihak Forkompinda dan Kodim di Jawa Tengah untuk langkah antisipasi pergerakan buruh ke Jakarta,"ujar dia.
May Day di Jakarta, kata Wakapolda, pihak Polda telah melakukan kesiapan pengamanan  terkait rencana aliansi buruh yang akan mengikuti aksi demo tersebut.
"Informasinya buruh dari Pekalongan dan Demak berangkat demo ke Jakarta. Tapi kami belum mendapatkan data yang pasti berapa jumlah buruh yang berangkat kesana," ungkapnya.
"Kemungkinan mereka (para buruh) yang berangkat ke Jakarta tidak terkordinir secara besar-besaran," jelas Wakapolda. (*)