Budi Khawatir Ribuan Angsana di Kota Semarang Tumbang Diterpa Hujan Angin
Budi Khawatir Ribuan Pohon Angsana di Kota Semarang Tumbang Diterpa Hujan Angin
Penulis: adi prianggoro | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, A Prianggoro
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kabid Pertamanan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Semarang, Budi Prakoso, mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap bahaya pohon tumbang.
"Kalau hujan deras terjadi seperti belakangan ini, resiko terjadinya pohon tumbang sangat tinggi. Sebab, saat ini pohon-pohon di Kota Semarang rata-rata jenis angsana, jumlah ratusan dan mungkin sampai ribuan pohon," kata Budi kepada Tribun Jateng, Senin (04/05/2015).
Budi menerangkan, pohon-pohon angsana yang ada di tepi jalan-jalan Kota Semarang usianya berkisar 20-25 tahun. Pohon-pohon tersebut rawan tumbang karena sudah lapuk. "Karakter dari pohon angsana itu cepat tumbuh dan rindang namun juga cepat lapuk. Oleh karena itu, mulai tahun ini tidak ada lagi penanaman pohon jenis angsana. Kami menanam pohon asem, mahoni, dan trembesi, yang usianya relatif lebih lama dan tidak gampang tumbang," kata Budi.
Budi mengakui bila saat ini dalam posisi dilematis. Ia pernah menerapkan program penggantian pohon angsana ke jenis lain di sepanjang Jalan Thamrin. Namun, saat itu muncul penolakan dari sekelompok orang yang tidak setuju penembangan pohon di sepanjang Jalan Thamrin.
"Padahal maksud kami menggantikan pohon angsana dengan pohon lain yang lebih kuat dan kokoh," ujarnya. Budi menyatakan bila hingga saat ini Pemkot Semarang belum punya payung hukum atau regulasi penggantian bagi korban tertimpa pohon tumbang. (*)